BJ HABIBIE : Garuda City Complex, Bandara Soekarno-Hatta
Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya(?), Adri Subono, juragan Java Musikindo.
Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.
Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.
Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).
Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?
Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.
Dalam video tsb, tampak para hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN. Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh
Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.
N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan………………
Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:
“Dik, anda tahu…………..saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan……………..
“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, …….itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur………Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim
dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.
Sekarang Dik,…………anda semua lihat sendiri…………..N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini
membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.
Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?’
Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.
Dik tahu…………….di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia………….
Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa…………….
Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua…………………?
Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier,
Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun.
Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!”
Pak Habibie menghela nafas…………………..
Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;
Sekitar tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu, Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737 yang dikenal sebagai N2130 (kapasitas 130 penumpang). Saya bersyukur, akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test pilot (almarhum) Erwin. Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11 dan merupakan kokpit pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat
sekarang yang ada di pesawat B737NG). Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit juga mempergunakan “track ball atau touch pad” sebagaimana kita lihat di laptop. N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic, N2130 juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet, jauh sebelum winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa kini.
Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe pertama……………..
N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu………bahkan hingga kini.
Lamunan saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau, seandainya N2130 benar-benar lahir………….kita tak perlu susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.
Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya………………..
“Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia”.
“Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,
- Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten
- C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis
- D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!
Itu saja!”
Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:
“Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik………….organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik………………”
Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu ………………………
“Dik, ……….saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ………..ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya…………saya mau kasih informasi……….. Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu……………………”
Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam………………………..seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.
Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan……………………
“Dik, kalian tau……………..2 minggu setelah ditinggalkan ibu…………suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu……… Ainun……… Ainun …………….. Ainun …………..saya mencari ibu di semua sudut rumah.
Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini…………..’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie’.
Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;
1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!
2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus……………
3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.
Saya pilih opsi yang ketiga……………………….”
Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu) …………………. ia melanjutkan
pembicaraannya;
“Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun…………..dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia………….
Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat…………. saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan
terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia”
Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata…………………………
Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;
“Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya enyetujui…………………
Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang….. (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).
Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya.
Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.
Dik, asal you tahu…………semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.
Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.
Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif……………….”
(pada kesempatan ini pak Habibie meminta sesuatu dari Garuda Indonesia namun tidak saya tuliskan di sini mengingat hal ini masalah kedinasan).
Saya menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun rekaman apapun.
Jakarta, 12 Januari 2012
Salam, Capt. Novianto Herupratomo
Workshop penerbitan Newsletter & Desain media Dan Pelatihan MC & Protokoler
Berbagai peran penting (multi peran) yang kerap dilakukan para staf humas (public relation officer) di sebuah instansi/perusahaan tentu memerlukan penguasaan berbagai keterampilan utama. Diantara yang cukup sering dan sangat penting adalah keterampilan dalam memandu berbagai jenis acara/kegiatan dan juga pengetahuan serta keterampilan dalam menerbitkan media/newsletter.
Dalam upaya guna lebih meningkatkan kemampuan dan keterampilan pada kedua bidang tersebut, kami mengundang Bapak/Ibu dan atau staf Bapak/Ibu untuk mengikuti salah satu dari dua pelatihan/workshop tersebut di atas, dengan jadwal sebagai berikut:
WORKSHOP PENERBITAN DAN DESAIN/LAYOUT MEDIA (NEWSLETTER)
Hari/Tanggal : Kamis – Jum’at, 26-27 Januari 2012
Jam : 09.00 – 16.00 WIB
Tempat : Hotel Grand Serela, Jl. Martadinata 56 Bandung
Investasi : Rp. 3. 700.000,- (tiga juta tujuh ratus ribu rupiah) per orang
Catatan: Biaya belum termasuk biaya akomodasi dan penginapan peserta
PELATIHAN PEMANDU ACARA (MC) & PROTOKOLER
Hari/Tanggal : Kamis – Jum’at, 26-27 Januari 2012
Jam : 09.00 – 16.00 WIB
Tempat : Hotel Grand Serela, Jl. Martadinata 56 Bandung
Investasi : Rp. 2. 700.000,- (dua juta tujuh ratus ribu rupiah) per orang
==============================================
KISI-KISI MATERI PELATIHAN
PENERBITAN NEWSLETTER DAN DESAIN LAYOUT MEDIA
==============================================
Merancang Media
1. Proses awal merancang Newsletter
2. Artistik newsletter (style, karakter, layout, tipografi, warna, dll)
3. Konsep desain newsletter (3C: Concept, Component, Composition)
4. Rancangan Layout Halaman newsletter
5. Rancangan Cover newsletter
Aplikasi Software Komputer Desain Grafis
1. Tools, column guide, teks, scanning, dll
2. Pembuatan obyek dan modifikasi obyek
3. Mengatur warna dan gradien
Pengetahuan Grafika
Pengenalan seluk – beluk pra cetak
(kertas, warna,oplah dan optimasi biaya)
——————————
Peserta yang sangat disarankan
——————————
· Staf Humas/Public relations
· staf Corporate Communications
· staf Corporate Secretary
· Pengelola (redaksi) Media Instansi/Perusahaan
· Dan peminat umum lainnya
————————–
PROFIL SINGKAT TIM PEMANDU
————————–
EVY SAEFULLAH
Pendidikan:
S1. Fakultas Seni Rupa dan Desain – ITB
S2. Magister Desain FSRD – ITB
Pekerjaan :
. Creative Director Mitramark Bandung
. Dosen D3 Fikom UNPAD
. Dosen S1 Desain Komunikasi Visual UNPAS Bandung
Pengalaman
· Direktur MQ Media Bandung, 2000 – 2002
· Direktur Pelaksana PNM Design Bandung, 1996 -1999
· Direktur Kreatif Venusa Advertising, 1995-1996
· Desain Grafis Majalah SWA Jakarta, 1994 – 1995
· Derektur Seni Lesin Design Jakarta, 1993 – 1994
· Direktur Seni Expose Design Jakarta, 1992 – 1993
Penghargaan Bidang Desain
• Yellow Pages, 1991
• Majalah Tempo, 1991
• KTT Non Blok, 1992
Untuk pendaftaran secara Online, bisa langsung
mengisi formulir di:
=> http://infointermedia.com/workshop/pendaftaran
atau hubungi Kami:
Intermedia Network
Riza Faiz
0813 2222 6508
email: workshop@infointermedia.com
website: http://workshop.infointermedia.com
======================================================
RUANG LINGKUP MATERI PEMANDU ACARA (MC) & PROTOKOLER
======================================================
1. Dasar-Dasar MC
- Kualifikasi MC,
- Fungsi, Peran, dan Tugas MC
2. MC Formal
- Teknik MC untuk acara-acara formal/seremonial/resmi
3. Protokoler
- Protokoler acara-acara resmi pemerintahan
4. MC Informal
- Teknik MC acara-acara hiburan, kontes, konser, resepsi, dll.
————-
TIM PEMATERI:
————-
1. Kang Romel.
Asep Syamsul M. Romli atau lebih dikenal dan akrab disapa
Kang Romel dan Romel Tea (on air name).
Alumnus Jurusan Ilmu Hubungan Internasional FISIP Unpad Bandung ini
sudah menulis sejumlah buku Keterampilan Komunikasi
(Writing & Public Speaking) dan konsultan jurnalistik, broadcasting,
dan public speaking di beberapa media online.
Selain terjun di media cetak dan online, ia juga merupakan broadcaster berpengalaman di Radio Antassalam 103,9 FM Bandung
(eks Program Director) dan Radio Shinta 97,2
FM Bandung (Senior Announcer),
juga pendiri Shinta Broadcasting School (SBS).
Kang Romel juga menjadi Dosen Luar Biasa untuk Mata Kuliah Komunikasi Praktis di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung.
Buku-buku yang sudah ditulisnya antara lain “Lincah Menulis Pandai Bicara: Teknik Menulis dan Public Speaking” (Nuansa Bandung, 2005), “Kiat Memandu Acara: Teknik MC dan Moderator” (Nuansa Bandung, 2006), dan sejumlah buku komunikasi praktis lainnya.
2. Neng Athia.
Bernama lengkap Neneng Athiatul Faiziyah, ia adalah alumni Pascasarjana Komunikasi Unpad Bandung, presenter TVRI Jabar sejak 2001, dan malang-melintang di dunia MC, khususnya MC Formal/Seremonial, di berbagai acara yang digelar berbagai instansi pemerintah dan swasta. Suara merdunya membuat ia juga menjadi pengisi suara sejumlah iklan dan insert renungan di radio.
Menjadi MC Pro sejak 1993, Neng Athia juga menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi di Bandung mata kuliah pengembangan diri dan komunikasi, Direktur Lembaga Komunikasi dan Manajemen Terapan (Lekomte) Bandung. Sejak 2003 menjadi instruktur Pengembangan Diri dan Instruktur Pelatihan MC di berbagai lembaga dan organisasi.*
3. Ridwan Firdaus Waler
Mengawali karier sebagai guide (pemandu wisata) khusus tamu asing, Ridwan Firdaus memulai aktivitasnya dengan banyak berkomunikasi (bahasa Inggris). Hobinya bergaul dan “cuap-cuap” membawanya tertarik menekuni bidang pekerjaan yang fokus dengan suara –penyiar radio.
Tahun 1990 merupakan awal Ridwan meniti karier sebagai penyiar radio Ganesha FM . Dengan tujuan untuk mencari pengalaman (mencoba berbagai karakter vokal) selain di radio Ganesha, Ridwan pernah menjadi penyiar di Radio Antassalam FM, X FM, dan Delta FM.
Tak hanya itu, Ridwan juga aktif menjadi pengisi vokal iklan, baik yang disiarkan radio secara nasional maupun iklan yang ditayangkan di stasiun televisi (TVRI, RCTI, Metro TV).
Dunia “tarik suara” tak hanya digeluti Ridwan secara on air namun off air pun dirambahnya. Berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta/perusahaan seperti Panasonic, Duppont, Abbot, Nutricia, BRI, dll. mendaulatnya untuk menjadi Pembawa Acara (MC). Sebagai orang yang terbiasa bicara nonformal, sudah barang tentu jenis MC yang paling disukai adalah yang bersifat hiburan (entertainment).
Tak hanya menjadi MC, Ridwan pun aktif menjadi pembicara dalam seminar maupun pelatihan yang diselenggarakan berbagai instansi pemerintah/ swasta. Kini Ridwan aktif sebagai presenter di Car Free Day setiap hari Minggu.
CARA PENDAFTARAN
Pendaftaran secara online, silakan KLIK DISINI
atau hubungi kami:
Intermedia Network
Dea
Telp/SMS:022 – 76316363
email. pelatihan@infointermedia.com
web. pelatihan.infointermedia.com
Demikian undangan ini kami sampaikan.
Atas perhatian Bapak/Ibu kami haturkan
banyak terima kasih.
Hormat Kami,
Intermedia Network
email: intermedia21@yahoo.com
website: http://infointermedia.com
Ikuti Tantangan Lenovo Do Network

Lenovo Do Network
Program LENOVO DO NETWORK terbuka untuk warga hukum Indonesia yang berusia 21 tahun atau lebih tua, yang sudah berada di Indonesia untuk satu tahun kalender penuh sebelum pengajuan aplikasi mereka dan yang saat ini berada di Indonesia selama waktu mengajukan aplikasi . Anda dapat mendaftar sebagai Pemimpin Proyek, Anggota Tim, atau Pemilih. (Semua Pemimpin Proyek, Anggota Tim dan Pemilih akan disebut sebagai “Peserta”.)
Karyawan Lenovo, selanjutnya disebut sebagai “Lenovo”, dan anak perusahaan Lenovo, dealer, induk perusahaan masing-masing, anak perusahaan, afiliasi, divisi, distributor, pemasok, printer, dan biro iklan, badan promosi, dan badan penilai, dan anggota keluarga langsung karyawan seperti (orang tua, anak, pasangan, saudara, bibi, paman, sepupu) dan setiap orang lain yang tinggal di rumah yang sama sebagai karyawan tersebut (apakah terkait atau tidak) TIDAK memenuhi syarat untuk berpartisipasi.
Workshop Desain layout Media Perusahaan dan Instansi
Menerbitkan media bagi sebuah instansi/perusahaan, baik berupa majalah, bulletin ataupun newsletter memegang peran yang sangat penting dewasa ini.
Salah satu kendala yang lazim dihadapi adalah masih rendahnya kualitas penampilan atau desain dan layout dari media yang diterbitkan, sehingga jadi kurang menarik bagi para pembacanya.
Untuk itu kami mengundang Bapak/Ibu atau rekan lain di lingkungan instansi/perusahaan Bapak/Ibu untuk mengikuti Workshop Desain/Layout media Perusahaan dan Instansi, dengan jadwal sebagai berikut:
Hari/Tanggal : Kamis – Jumat, 29 – 30 Desember 2011
Jam : 09.00 – 17.00 WIB
Biaya : Rp. 3.700.000,-
Tempat : Hotel Grand Serela Jl. Riau No. 56 Bandung
Peserta yang sangat disarankan:
· Staf Humas/Public relations
· staf Corporate Communications
· staf Corporate Secretary
· Pengelola (redaksi) Media Instansi/Perusahaan
· Dan peminat umum lainnya
Info Lengkap:
=> http://workshop.infointermedia.com
Pendaftaran secara online:
=> http://infointermedia.com/pendaftaran
Intermedia Network
email : workshop@infointermedia.com
website: http://workshop.infointermedia.com
==============================================
KISI-KISI MATERI PELATIHAN
PENERBITAN NEWSLETTER DAN DESAIN LAYOUT MEDIA
==============================================
Merancang Media
1. Proses awal merancang Newsletter
2. Artistik newsletter (style, karakter, layout, tipografi, warna, dll)
3. Konsep desain newsletter (3C: Concept, Component, Composition)
4. Rancangan Layout Halaman newsletter
5. Rancangan Cover newsletter
Aplikasi Software Komputer Desain Grafis
1. Tools, column guide, teks, scanning, dll
2. Pembuatan obyek dan modifikasi obyek
3. Mengatur warna dan gradien
Pengetahuan Grafika Pengenalan seluk – beluk pra cetak (kertas, warna,oplah dan optimasi biaya)
============================
PROFIL SINGKAT TIM PEMANDU
============================
EVY SAEFULLAH
Pendidikan: S.1 Fakultas Seni Rupa dan Desain – ITB S.2 Magister Desain FSRD – ITB
Pekerjaan :
. Creative Director Mitramark Bandun
. Dosen D3 Fikom UNPAD
. Dosen S1 Desain Komunikasi Visual UNPAS Bandung
Pengalaman
· Direktur MQ Media Bandung, 2000 – 2002
· Direktur Pelaksana PNM Design Bandung, 1996 -1999
· Direktur Kreatif Venusa Advertising, 1995-1996
· Desain Grafis Majalah SWA Jakarta, 1994 – 1995
· Derektur Seni Lesin Design Jakarta, 1993 – 1994
· Direktur Seni Expose Design Jakarta, 1992 – 1993
Penghargaan Bidang Desain
• Yellow Pages, 1991
• Majalah Tempo, 1991
• KTT Non Blok, 1992
Bangkitlah Indonesia!!!
Cerita mahasiswa Indonesia di Ausie.
Kisah Nyataa…
Suatu pagi,kami menjemput seseorang klien di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Si Bapak adalah pengusaha asal Singapura, degan logat bicara gaya melayu & english, beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Beliau berkata, “Ur country is so rich!”
Ah biasa banget denger kata-kata itu. Tapi tunggu dulu.”Indonesia doesn’t need the world,but the world needs Indonesia,” lanjutnya.
“Everything can be found here in Indonesia, U don’t need the world.”
“Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di kalimantan, dunia pasti kiamat.
Dunia yg butuh Indonesia!
Singapura is nothing, we can’t be rich without Indonesia, sebab 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami, apartemen2 terbaru kami yg beli orang2 Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah RS kami, orang Indonesia semua yg berobat. Trus, kalian tau bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, bener2 panik. Sangat terasa, we are nothing. Kalian tau kan kalo Agustus kemaren dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia degan mudah dapat beras. Liatlah negara kalian, air bersih di mana2, liatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia.
Saya ke Kalimantan pun dalam rangka bisnis, karena pasirnya mengandung permata. Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp3rb/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp30rb/kg. Saya liat ini sebagai peluang. Kalian sadar tidak kalo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia! Ya,karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian mnjadi mandiri,makanya tidak di embargo.
Harusnya KALIANLAH YG MENG- EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI.
Belilah pangan dari petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri.Tak perlu impor kalo bisa produk sendiri.
Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!! Plis share ya biar sampe ke seluruh bangsa Indonesia…
Wassalam,
Ade Kuswandi
PT.Arsen Kusuma Indonesia
Telp. 021 5290 5087
Fax. 021 5290 5078
Mob. 0818 07754438
Tip Bermain Forex untuk Pemula
Tip Forex trading yang penting bagi pemula adalah dengan menggunakan account demo ketika Anda pertama kali memulai trading forex online. Gunakan akun demo perdagangan forex (fx) untuk tiga bulan pertama sebelum Anda memulai trading dengan uang sungguhan. Banyak perusahaan seperti Deutsche Bank, Marketiva, MetaTrader dsb akan memberikan demo account gratis hinggs $50.000.
Ini adalah tip penting untuk mengatur dan menghitung Anda pada rekening demo forex trading. Membiasakan diri dengan perangkat lunak dan platform. Hal ini penting untuk hanya belajar satu atau dua dari pasangan mata uang utama; pasangan mata uang utama adalah yang terbaik untuk mengikuti karena mereka adalah yang paling liquid (mudah dan sangat tren ke arah perubahan nilainya).
Tip lain untuk perdagangan forex adalah untuk mendapatkan merasakan gerakan pasangan mata uang yang dipilih, selalu menggunakan demo account fx sampai Anda siap untuk maju ke uang riil. Misalnya, pasangan USD/GBP bisa sangat sibuk pada sesi pagi Eropa tapi tenang setelah pasar Amerika benar-benar masuk ke dalam ayunan penuh. Belajar dan mendapatkan nuansa untuk ini dan tren seperti lainnya sebelum Anda memulai trading dengan uang sungguhan.
Cara terbaik untuk perdagangan forex adalah untuk mengkonfirmasi tren. Sebuah tren dikonfirmasi dengan melihat grafik, sebuah proses yang dikenal sebagai analisis teknis. Banyak pedagang membuat bisnis mereka untuk meramalkan di mana pasar sebelum hal itu terjadi dan perdagangan yang sesuai. Ini sangat penting dan tip penting untuk forex trading. Maka ini diperlukan fundamental analisis.
Tergantung atas apa kerangka waktu Anda ingin mengambil posisi strategis, akan membuat perbedaan besar bagi strategi Anda secara keseluruhan, oleh karena ujung lain perdagangan forex adalah jika Anda mengambil posisi dalam jangka pendek, mungkin satu minggu sampai satu bulan maka Anda tidak benar-benar ingin melihat grafik jangka panjang. Maka menetapkan posisi jangka waktu anda dipengaruhi oleh waktu luang anda atau keinginan total keuntungan anda. Semua jangka waktu punya karakteristik dan model analisa spesifik.
Kesiapan yang paling penting di dalam main Forex adalah sikap dan jiwa. Jangan tamak dan tagang karena itu akan membuat malapetaka analisa Anda. Banyak orang kehilangan banyak uangnya karena dia TAMAK. Jadi bermain forex juga membuat anda semakin bijaksana.
Good Luck!
Mengaktifkan fungsi SEO di Joomla
Optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization, biasa disingkat SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.
Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.
Berikut langkah-langkahnya:
- Login ke menu administrasi joomla (http://namadomain/administrator), setelah itu ke menu site > global configuration.
- Aktifkan (pilih yes) Search Engine Friendly URLs, Use Apache mod_rewrite, dan Add suffix to URLs yang ada di opsi SEO Settings. Jika sudah, jangan lupa klik save.
- Login ke control panel (Spanel/Cpanel), lalu masuk ke direktori root.
Untuk Spanel ada di direktori sites > namadomain > www atau pilih menu domain > kelola subdomain > namadomain > kelola file.
Sedangkan Cpanel bisa ke menu file manager > public_html.Jika sudah berada di direktori root, cari file dengan nama htaccess.txt, rubah nama file tersebut menjadi .htaccess.Setelah itu, edit isi file .htaccess tersebut, cari baris ini. - Options +FollowSymLinks dirubah menjadi #Options +FollowSymLinks.
- # RewriteBase / dirubah menjadi RewriteBase /
Jika sudah, save file tersebut dan sekarang SEO di website joomla Anda sudah aktif. Ok Semoga bermanfaat.
JFK, Indonesia, CIA dan Freeport
Akhir tahun 1996, sebuah tulisan bagus oleh Lisa Pease yang dimuat dalam majalah Probe. Tulisan ini juga disimpan dalam National Archive di Washington DC. Judul tulisan tersebut adalah “JFK, Indonesia, CIA and Freeport.
Walau dominasi Freeport atas gunung emas di Papua dimulai sejak tahun 1967, namun kiprahnya di negeri ini sudah dimulai beberapa tahun sebelumnya. Dalam tulisannya, Lisa Pease mendapatkan temuan jika Freeport Sulphur, demikian nama perusahaan itu awalnya, nyaris bangkrut berkeping-keping ketika terjadi pergantian kekuasaan di Kuba tahun 1959.
Saat itu Fidel Castro berhasil menghancurkan rezim diktator Batista. Oleh Castro, seluruh perusahaan asing di negeri itu dinasionalisasikan. Freeport Sulphur yang baru saja hendak melakukan pengapalan nikel produksi perdananya terkena imbasnya. Ketegangan terjadi. Menurut Lisa Pease, berkali-kali CEO Freeport Sulphur merencanakan upaya pembunuhan terhadap Castro, namun berkali-kali pula menemui kegagalan.
Ditengah situasi yang penuh ketidakpastian, pada Agustus 1959, Forbes Wilson yang menjabat sebagai Direktur Freeport Sulphur melakukan pertemuan dengan Direktur pelaksana East Borneo Company, Jan van Gruisen. Dalam pertemuan itu Gruisen bercerita jika dirinya menemukan sebuah laporan penelitian atas Gunung Ersberg (Gunung Tembaga) di Irian Barat yang ditulis Jean Jaques Dozy di tahun 1936. Uniknya, laporan itu sebenarnya sudah dianggap tidak berguna dan tersimpan selama bertahun-tahun begitu saja di perpustakaan Belanda. Van Gruisen tertarik dengan laporan penelitian yang sudah berdebu itu dan membacanya.
Dengan berapi-api, Van Gruisen bercerita kepada pemimpin Freeport
Sulphur itu jika selain memaparkan tentang keindahan alamnya, Jean Jaques Dozy juga menulis tentang kekayaan alamnya yang begitu melimpah. Tidak seperti wilayah lainnya diseluruh dunia, maka kandungan biji tembaga yang ada disekujur tubuh Gunung Ersberg itu terhampar di atas permukaan tanah, jadi tidak tersembunyi di dalam tanah. Mendengar hal itu, Wilson sangat antusias dan segera melakukan perjalanan ke Irian Barat untuk mengecek kebenaran cerita itu. Di dalam benaknya, jika kisah laporan ini benar, maka perusahaannya akan bisa bangkit kembali dan selamat dari kebangkrutan yang sudah di depan mata.
Selama beberapa bulan, Forbes Wilson melakukan survey dengan seksama
atas Gunung Ersberg dan juga wilayah sekitarnya. Penelitiannya ini kelak
ditulisnya dalam sebuah buku berjudul The Conquest of Cooper Mountain. Wilson
menyebut gunung tersebut sebagai harta karun terbesar yang untuk memperolehnya tidak perlu menyelam lagi karena semua harta karun itu telah terhampar di permukaan tanah. Dari udara, tanah disekujur gunung tersebut berkilauan ditimpa sinar matahari.
Wilson juga mendapatkan temuan yang nyaris membuatnya gila. Karena
selain dipenuhi bijih tembaga, gunung tersebut ternyata juga dipenuhi bijih
emas dan perak!! Menurut Wilson, seharusnya gunung tersebut diberi nama GOLD
MOUNTAIN, bukan Gunung Tembaga. Sebagai seorang pakar pertambangan, Wilson
memperkirakan jika Freeport akan untung besar dalam waktu tiga tahun sudah kembali modal. Pimpinan Freeport Sulphur ini pun bergerak dengan cepat. Pada 1 Februari 1960, Freeport Sulphur meneken kerjasama dengan East Borneo Company untuk mengeksplorasi gunung tersebut.
Namun lagi-lagi Freeport Sulphur mengalami kenyataan yang hampir sama
dengan yang pernah dialaminya di Kuba. Perubahan eskalasi politik atas tanah Irian Barat tengah mengancam. Hubungan Indonesia dan Belanda telah memanas dan Soekarno malah mulai menerjunkan pasukannya di Irian Barat.
Tadinya Wilson ingin meminta bantuan kepada Presiden AS John Fitzgerald Kennedy agar mendinginkan Irian Barat. Namun ironisnya, JFK malah spertinya mendukung Soekarno. Kennedy mengancam Belanda, akan menghentikan bantuan Marshall Plan jika ngotot mempertahankan Irian Barat. Belanda yang saat itu memerlukan bantuan dana segar untuk membangun kembali negerinya dari puing-puing kehancuran akibat Perang Dunia II terpaksa mengalah dan mundur dari
Irian Barat.
Ketika itu sepertinya Belanda tidak tahu jika Gunung Ersberg sesungguhnya
mengandung banyak emas, bukan tembaga. Sebab jika saja Belanda mengetahui fakta sesungguhnya, maka nilai bantuan Marshall Plan yang diterimanya dari AS
tidak ada apa-apanya dibanding nilai emas yang ada di gunung tersebut.
Dampak dari sikap Belanda untuk mundur dari Irian Barat menyebabkan
perjanjian kerjasama dengan East Borneo Company mentah kembali. Para pemimpin
Freeport jelas marah besar. Apalagi mendengar Kennedy akan menyiapkan paket
bantuan ekonomi kepada Indonesia sebesar 11 juta AS dengan melibatkan IMF dan
Bank Dunia. Semua ini jelas harus dihentikan!
Segalanya berubah seratus delapan puluh derajat ketika Presiden Kennedy
tewas ditembak pada 22 November 1963. Banyak kalangan menyatakan penembakan Kennedy merupakan sebuah konspirasi besar menyangkut kepentingan kaum Globalis yang hendak mempertahankan hegemoninya atas kebijakan politik di Amerika.
Presiden Johnson yang menggantikan Kennedy mengambil sikap yang bertolak
belakang dengan pendahulunya. Johnson malah mengurangi bantuan ekonomi
kepada Indonesia, kecuali kepada militernya. Salah seorang tokoh di belakang
keberhasilan Johnson, termasuk dalam kampanye pemilihan presiden AS
tahun 1964, adalah Augustus C.Long, salah seorang anggota dewan direksi Freeport.
Tokoh yang satu ini memang punya kepentingan besar atas Indonesia. Selain kaitannya dengan Freeport, Long juga memimpin Texaco, yang membawahi Caltex (patungan dengan Standard Oil of California). Soekarno pada tahun 1961 memutuskan kebijakan baru kontrak perminyakan yang mengharuskan 60persen labanya diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Caltex sebagai salah satu dari tiga operator perminyakan di Indonesia jelas sangat terpukul oleh kebijakan Soekarno ini.
Augustus C.Long amat marah terhadap Soekarno dan amat berkepentingan agar orang ini disingkirkan secepatnya. Mungkin suatu kebetulan yang ajaib. Augustus C.Long juga aktif di Presbysterian Hospital di NY dimana dia pernah dua kali menjadi presidennya (1961-1962). Sudah bukan rahasia umum lagi jika tempat ini merupakan salah satu simpul pertemuan tokoh CIA.
Lisa Pease dengan cermat menelusuri riwayat kehidupan tokoh ini. Antara tahun 1964 sampai 1970, Long pensiun sementara sebagai pemimpin Texaco. Apa saja yang dilakukan orang ini dalam masa itu yang di Indonesia dikenal sebagai masa yang paling krusial. Pease mendapatkan data jika pada Maret 1965, Augustus C.Long terpilih sebagai Direktur Chemical Bank, salah satu perusahaan Rockefeller. Augustus 1965, Long diangkat menjadi anggota dewan penasehat intelejen kepresidenan AS untuk masalah luar negeri. Badan ini memiliki pengaruh sangat besar untuk menentukan operasi rahasia AS di Negara-negara tertentu. Long diyakini salah satu tokoh yang merancang kudeta terhadap Soekarno, yang dilakukan AS dengan menggerakkan sejumlah perwira Angkatan Darat yang disebutnya sebagai Our Local Army Friend.
Salah satu bukti sebuah telegram rahasia Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul 21.48, yang menyatakan jika kelompok Jendral Suharto akan mendesak angkatan darat agar mengambil-alih kekuasaan tanpa menunggu Soekarno berhalangan. Mantan pejabat CIA Ralph Mc Gehee juga pernah bersaksi jika hal itu benar adanya.
Awal November 1965, satu bulan setelah tragedi terbunuhnya sejumlah perwira loyalis Soekarno, Forbes Wilson mendapat telpon dari Ketua Dewan Direktur Freeport, Langbourne Williams, yang menanyakan apakah Freeport sudah siap
mengekplorasi gunung emas di Irian Barat. Wilson jelas kaget. Ketika itu Soekarno masih sah sebagai presiden Indonesia bahkan hingga 1967, lalu darimana Williams yakin gunung emas di Irian Barat akan jatuh ke tangan Freeport?
Lisa Pease mendapatkan jawabannya. Para petinggi Freeport ternyata sudah mempunyai kontak dengan tokoh penting di dalam lingkaran elit Indonesia. Mereka adalah Menteri Pertambangan dan Perminyakan Ibnu Soetowo dan Julius
Tahija. Orang yang terakhir ini berperan sebagai penghubung antara Ibnu Soetowo dengan Freeport. Ibnu Soetowo sendiri sangat berpengaruh di dalam angkatan darat karena dialah yang menutup seluruh anggaran operasional mereka.
Sebab itulah, ketika UU no 1/1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) yang draftnya dirancang di Jenewa-Swiss yang didektekan Rockefeller, disahkan tahun 1967, maka perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Suharto adalah Freeport!. Inilah kali pertama kontrak pertambangan yang baru dibuat. Jika di zaman Soekarno kontrak-kontrak dengan perusahaan asing selalu menguntungkan Indonesia, maka sejak Suharto berkuasa, kontrak-kontrak seperti itu malah merugikan Indonesia.
Untuk membangun konstruksi pertambangan emasnya itu, Freeport mengandeng Bechtel, perusahaan AS yang banyak mempekerjakan pentolan CIA. Direktur CIA John McCone memiliki saham di Bechtel, sedangkan mantan Direktur CIA
Richards Helms bekerja sebagai konsultan internasional di tahun 1978.
Tahun 1980, Freeport menggandeng McMoran milik Jim Bob Moffet dan menjadi perusahaan raksasa dunia dengan laba lebih dari 1,5 miliar dollar AS pertahun.
Tahun 1996, seorang eksekutif Freeport-McMoran, George A.Maley, menulis sebuah buku berjudul Grasberg setelab 384 halaman dan memaparkan jika tambang emas di Irian Barat itu memiliki deposit terbesar di dunia, sedangkan untuk bijih tembaganya menempati urutan ketiga terbesar didunia.
Maley menulis, data tahun 1995 menunjukkan jika di areal ini tersimpan cadangan bijih tembaga sebesar 40,3 miliar dollar AS dan masih akan menguntungkan 45 tahun ke depan. Ironisnya, Maley dengan bangga juga menulis jika biaya produks tambang emas dan tembaga terbesar di dunia yang ada di Irian Barat itu merupakan yang termurah di dunia!!
Istilah Kota Tembagapura itu sebenarnya menyesatkan dan salah. Seharusnya EMASPURA. Karena gunung tersebut memang gunung emas, walau juga mengandung tembaga. Karena kandungan emas dan tembaga terserak di permukaan tanah,
maka Freeport tinggal memungutinya dan kemudian baru menggalinya dengan sangat mudah. Freeport sama sekali tidak mau kehilangan emasnya itu dan membangun pipa-pipa raksasa dan kuat dari Grasberg-Tembagapur a sepanjang 100 kilometer langsung menuju ke Laut Arafuru dimana telah menunggu kapal-kapal besar yang akan mengangkut emas dan tembaga itu ke Amerika. Ini sungguh-sungguh perampoka besar yang direstui oleh pemerintah Indonesia sampai sekarang!!!
Kesaksian seorang reporter CNN yang diizinkan meliput areal tambang emas Freeport dari udara. Dengan helikopter ia meliput gunung emas tersebut yang ditahun 1990-an sudah berubah menjadi lembah yang dalam. Semua emas, perak, dan tembaga yang ada digunung tersebut telah dibawa kabur ke Amerika, meninggalkan limbah beracun yang mencemari sungai-sungai dan tanah-tanah orang Papua yang sampai detik ini masih saja hidup bagai di zaman batu.
Freeport merupakan ladang uang haram bagi para pejabat negeri ini, yang dari sipil maupun militer. Sejak 1967 sampai sekarang, tambang emas terbesar di dunia itu menjadi tambang pribadi mereka untuk memperkaya diri sendiri dan keluarganya. Freeport McMoran sendiri telah menganggarkan dana untuk itu yang walau jumlahnya sangat besar bagi kita, namun bagi mereka terbilang kecil karena jumlah laba dari tambang itu memang sangat dahsyat. Jika Indonesia mau mandiri, sektor inilah yang harus dibereskan terlebih dahulu.
Sumber : Blog Media Kata
Apresiasi Inovasi Indonesia 2011
BPPT bersama-sama mitranya; Kemenko Perekonomian, Komite Inovasi Nasional(KIN), Kementerian Ristek, Pemuda dan Olahraga, Koperasi&UKM, Perindustrian, Perdagangan, BPP Kementerian Dalam Negeri, Badan Koordinasi
Penanaman Modal, Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) akan menyelenggarakan acara Apresiasi Inovasi Indonesia 2011.
Apresiasi diberikan pada proses pembangunan budaya inovasi yang meliputi 4 unsur :
1. Pimpinan Daerah Otonom Kabupaten Kota ( Kepemimpinan Inovatif )
2. Daerah Otonom (Daerah Berinovasi )
3. Teknoprener dan Pemuda
4. Green Innovation
Sasarannya adalah diperolehnya pimpinan daerah dan daerah yang menunjukkan kepeloporan untuk berubah dan berinovasi untuk memajukan daerahnya. Juga teknoprener dan pemuda yang menunjukkan kemampuannya menjadi
usaha inovatif serta berbagai produk inovatif yang mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Proses penjaringan dilakukan dengan mengundang nominasi kepala daerah (oleh masyarakat atau jajaran Pemdanya), daerah ( diajukan oleh Pemda ) dan teknoprener -yang saat ini dibatasi di sub-sektor Industri
Kreatif – dan Pemuda inovatif, serta produk atau sistem/proses yang ‘Green’ dari bidang-bidang Pangan, Energi dan TIK.
Informasi lanjut dan pendaftaran melalui website : http://i2.gin.web.id.
Kami mohon kesediaan kawan-kawan untuk berbagi informasi ini kepada jejaringnya masing-masing karena batas waktu adalah 22 Oktober 2011 untuk kategori 1,2 dan 3 serta 28 Oktober 2011 untuk kategori 4. Bantuan ini
kami perlukan karena dalam 3 bulan terakhir kami belum mengoptimalkan TIK untuk sosialisasi acara ini sehingga tingkat partisipasi masih rendah.Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.
Acara penganugerahan Apresiasi Inovasi Indonesia 2011 akan dilakukan tanggal 16 November 2011 di Auditorium BPPT bersama-sama acara Pameran Inovasi dan Technopreneurship Camp.
Atas perhatian dan bantuan kawan-kawan, para guru dan sahabat sekalian, diucapkan terima kasih;
Semoga prakarsa kita membawa berkah bagi kita semua.Amien
Derry Pantjadarma
Gedung BPPT II/lantai 12
Jl.M.H.Thamrin 8
Jakarta 10340
0818 983442
Selamat Jalan Steve Jobs! Anda telah banyak mengubah Dunia…
Kita semua tahu bahwa waktunya akan datang, tetapi kami tidak mengharapkan hal itu terjadi begitu cepat.Hari ini bukan hari yang mudah bagi jutaan di luar sana yang memiliki produk Apple atau dua, tentu juga merupakan hari suram untuk semua orang yang bekerja di Apple. Steven Paul Jobs, lebih dikenal sebagai Steve Jobs, CEO Apple, telah resmi meninggalkan kami pada hari ini, 5 Oktober 2011.
Dia adalah salah satu orang kunci membawa inovasi sejati kepada dunia. Dia menunjukkan kepada kita bagaimana membuat perbedaan dapat mengubah dunia, Ia mengubah cara kita berinteraksi dengan gadget dan komputer. Dan ketika dia pergi, dia meninggalkan banyak warisan hal yang ia diciptakan dan dicapai. Dia hanya mengubah dunia.
Hari ini, dengan posting ini, kami ingin membayar upeti kami ke Steve Jobs, pahlawan yang mengguncang industri teknologi, Galileo era modern, jika Anda bisa. Mari kita melihat ke dalam kehidupan berbatu ini visioner legendaris, dan belajar sesuatu dari tidak pernah menyesal-hidupnya.





Recent Comments