Peta Subang

Peta Subang

Kabupaten Subang, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Subang. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Indramayu di timur, Kabupaten Sumedang di tenggara, Kabupaten Bandung di selatan, serta Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang di barat.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Subang Nomor 3 Tahun [[2007], Wilayah ]Kabupaten Subang terbagi menjadi 30 kecamatan, yang dibagi lagi menjadi 245 desa dan 8 kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Subang.

Kabupaten ini dilintasi jalur pantura, namun ibukota Kabupaten Subang tidak terletak di jalur ini. Jalur pantura di Kabupaten Subang merupakan salah satu yang paling sibuk di Pulau Jawa. Kota kecamatan yang berada di jalur ini diantaranya Ciasem dan Pamanukan. Selain dilintasi jalur Pantura, Kabupaten Subang dilintasi pula jalur jalan Alternatif Sadang Cikamurang, yang mlintas di tengah wilayah Kabupaten Subang dan menghubungkan Sadang Kabupaten Purwakarta dengan Tomo Kabupaten Sumedang, jalur ini sangat ramai terutama pada musim libur seperti lebaran. Kabupaten Subang yang berbatasan langsung dengan kabupaten Bandung disebelah selatan memiliki akses langsung yang sekaligus menghubungkan jalur pantura dengan kota Bandung. Jalur ini cukup nyaman dilalui dengan panorama alam yang amat indah berupa hamparan kebun teh yang udaranya sejuk dan melintasai kawasan pariwisata Air panas Ciater dan Gunung Tangkuban Parahu

Penduduk Subang pada umumnya adalah Suku Sunda, yang menggunakan Bahasa Sunda sebagai bahasa sehari-hari. Namun demikian sebagian kawasan di pesisir penduduknya menggunakan Bahasa Jawa Dialek Cirebon (Dermayon).


Geografi

Wilayah Kabupaten Subang terbagi menjadi 3 bagian wilayah, yakni wilayah selatan, wilayah tengah dan wilayah utara. Bagian selatan wilayah Kabupaten Subang terdiri atas dataran tinggi/pegunungan, bsgisn tengah wilayah kabupaten Subang berupa dataran, sedangkan bagian Utara merupakan dataran rendah yang mengarah langsung ke Laut Jawa. Sebagian besar wilayah Pada bagian selatan kabupaten Subang berupa Perkebunan, baik perkebunan Negara maupun perkebunan rakyat, hutan dan lokasi pariwisata. Pada bagian tengah wilayah kabupaten Subang berkembang perkebunan karet, tebu dan buah-buahan dibiodang pertanian dan pabrik-pabrik dibidang Industri, selain perumahan dan pusat pemerintahan serta instalasi militer. Kemudian pada bagian utara wilayah kabupaten Subang berupa sawah berpengairan teknis dan tambak serta pantai.

Transportasi

Kabupaten Subang dilewati jalur utama pada wilayah Utaranya dan dimanfaatkan juga sebagai jalur alternatif untuk ke Bandung, Cirebon atau Tasikmalaya. Lintas Subang – Bandung melalui Kalijati semakin diminati para pengemudi karena jalannya yang halus dan bebas hambatan apalagi setelah dibukanya Gerbang Tol Keluar di daerah Sadang. Persimpangan Jalancagak merupakan persimpangan strategis karena dari persimpangan tersebut dapat menjangkau Bandung – Sumedang – Sadang melalui Wanayasa dan Kota Subang sendiri. Secara kuantitas kondisi angkutan umum di kota subang belum mampu mengakomodir mobilitas masyarakat subang, hal ini disebabkan keterbatasan trayek/rute dari angkutan kota yang belum menjangkau kawasan padat penduduk secara keseluruhan, juga faktor kondisi prasarana jalan dibeberapa segmen ruas jalan di kota yang masih dalam kondisi rusak secara strukural

Penduduk

Kabuapten Subang berpenduduk 1.397.352 orang, yang terdiri atas 693.565 orang laki-laki dan 703.787 orang perempuan. Bila dilihat dari struktur umur, penduduk kabupaten Subang terdiri atas 27,41 anak-anak yang berumur antara 0 sampai dengan 14 tahun, 8,02 % usia remaja yang berumur 15 sampai dengan 19 tahun 33,83 % usia muda yakni penduduk yang berumur 20 sampai dengan 39 tahun dan 30,74 % penduduk berusia tua dan atau Lansia. Mayoritas penduduk Kabupaten Subang terdiri atas Suku Sunda, yang sebagian besar beragama Islam.

Perekonomian

Karena sebagian besar penduduknya masih berpenghasilan utama sebagai petani dan buruh perkebunan, maka perekonomian Subang masih banyak ditunjang dari sektor pertanian. Subang wilayah Selatan banyak terdapat area perkebunan, seperti karet pada bagian Barat Laut dan kebun Tehnya yang sangat luas. Subang terkenal sebagai salah satu daerah penghasil buah nenas yang umumnya kita kenal dengan nama Nenas Madu. Nenas Madu dapat kita temui di sepanjang Jalancagak yang merupakan persimpangan antara Wanayasa – Bandung – Sumedang dan Kota Subang sendiri. Dodol nenas, keripik singkong dan selai yang merupakan hasil home industry yang dapat dijadikan makanan oleh-oleh. Melalui program binaan dibawah naungan Yayasan Kandaga, para petani sedang membudidayakan jamur tiram dan perikanan di desa Cipunagara. Sedangkan di desa Cibago, selain membudidayakan jamur tiram dan tanaman hias serta tanaman nilam, Yayasan Kandaga juga menggalakkan ternak kelinci dan penyulingan minyak nilam serta bioetanol. Dan saat ini sedang diupayakan untuk membudidaya ternak kelinci, budidaya ternak lele bagi masyarakat yang memiliki sosial ekonomi kurang beruntung yang terlibat didalam Program Kesetaraan (Program Paket B) dan Keaksaraan (PBH=Pemberantasan Buta Huruf) dalam rangka menggali dan mengembangkan sumber daya lokal baik SDM maupun SDA yang ada serta untuk melestarikan budaya bangsa dan mengembangkan wisata budaya wisata agro sebagai aset bangsa khususnya didaerah tutugan G. Canggah yang berada diketinggian 1600 mdpl dengan dikelilingi panorama yang sangat mengagumkan. Sebagai akselerasi dan penggerak program diatas, Yayasan Kandaga membuat suatu pusta pelatihan dan Pemberdayaan masyarakat yang disebut PLPM Haur Kuning (Pusat Latihan dan Pemberdayaan Masyarakat “Hayu Urang Kumpul Ningkatkeun Elmu”). Hingga saat ini sudah seringkali dikunjungi dari negara Amerika, Korea dan Jerman, termasuk dari tim akademisi perguruan tinggi lokal serta para praktisi dari seluruh Indonesia dari Pendidikan Luar Sekolah (Pendidikan Non-Formal)

Pendidikan

Kabupaten Subang sebagian besar penduduknya yang telah beruasia diatas 40 tahun hanya mengenyam pendidikan Sekolah Dasar, sehingga untuk menggerakan perekonomian rakyat perlu ditunjang dengan keterampilan. Untuk meningkatkan pembangunan saat ini lebih ditekankan pada generasi dibawah 40 tahun. 10 % warga subang berada diluar subang untuk sekolah dan bekerja.kondisi ini memberikan kontribusi negatif terhadap kota subang sendiri, disebabkan masyarakat subang yang masih dalam kategori usia produkif lebih memilih sekolah dan bekerja ke luar kawasan subang.pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan hakikatnya sudah dirintis oleh pihak Pemda, namun kendala fasilitas penunjang demi kelancaran aktivitas pendidikan dipandang masih belum memadai. perlunya keterlibatan dari semua pihak, agar pendidikan di kota subang bisa terselenggara dengan baik, yang tentunya akan berpengaruh terhadap kondisi kabupaten subang secara keseluruhan

Pariwisata

Di antara rimbunnya perkebunan Teh, diwilayah Selatan, Kabupaten Subang memiliki sumber mata air panas yang terus mengalir didaerah Ciater. Sari Ater merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal karena ke-khasan-nya dan ramai pada saat liburan terutama pada saat liburan Hari Raya Lebaran. Sari Ater selain menyediakan kolam pemandian air panas juga memiliki penginapan – penginapan yang dikenal dengan Saung Kabayan sehingga sangat cocok bagi sebuah keluarga yang ingin berlibur. Kemudian juga terdapat klinik kebugaran (Spa) air panas yang letaknya berdekatan dengan obyek wisata Sari Ater. Selain itu Kabupaten Subang memiliki tujuan wisata alam air terjun yang memiliki pemandangan yang cukup indah dimana hingga saat ini belum dikelola secara serius yaitu Curug Cijalu yang terletak didaerah Sagalaherang dan Curug Cileat yang berada di Kecamatan Cisalak.

Peta Subang 2

Kabupaten Subang
Lambang Kabupaten Subang
Locator_kabupaten_subang.png
Peta lokasi Kabupaten Subang
Koordinat : 107” 31’ – 107” 54’ bujur timur dan 6” 1’ – 6” 49’ lintang selatan
Motto: Karya Utama Satya Negara
Provinsi Jawa Barat
Ibu kota Subang
Luas 2.051,76 km²
Penduduk
· Jumlah 1.407.000 (2003)
· Kepadatan 686 jiwa/km²
Pembagian administratif
· Kecamatan 30
· Desa/kelurahan 245/8
Dasar hukum UU No. 4 Tahun 1968
Tanggal -
Hari jadi {{{hari jadi}}}
Bupati Drs. Eep Hidayat
Kode area telepon 0260
APBD {{{apbd}}}
DAU Rp. -
Suku bangsa {{{suku bangsa}}}
Bahasa {{{bahasa}}}
Agama {{{agama}}}
Flora resmi {{{flora}}}
Fauna resmi {{{fauna}}}
Zona waktu {{{zona waktu}}}
Bandar udara {{{bandar udara}}}

Situs web resmi: http://www.subang.go.id

48 responses

1 05 2008
Kaki Lima Subang

Kalo ada yang mau menyempurnakan boleh …
dengan senag hati tuk data yang lebih akurat nih

Hayyo sapa nih?

12 05 2008
Adthmo

Bos..
Kalo bisa minta peta jalur wisata ke Ciater..
Baik itu dari Bandung. Bandung-Purwakarta-ciater. Jakarta-Subang-Ciater. Jakarta-Karawang-Curug-Purwakarta-Ciater. Plus penginapannya, alamat plus telp, kan bisa komplet.

14 05 2008
@kang i-GUN

Nepangkeun kang, sim kuring urang subang, rantau di sumatra.. duh sono ka lembur

SAlam Kenal :)

4 09 2009
IWAN

di sumatera na di mana kang?tos lami merantau?

23 06 2008
maman

peta menuju lokasi kota subang sudah lengkap sepertinya, tapi biar lebih sip lihat peta di google earth:
Lihat Peta Lebih Besar

hatur nuhun

24 06 2008
Kaki Lima Subang

Ma kasih A Maman…
Hayo siapa lagi yg mau nambahin buat 1000 jalan menuju Subang….

Salam Kaki lima Subang

16 07 2008
Che Volution

Assalamu ‘alaikum…..
ngiring gabung lah…… abdi oge asli ti subang ieu teh……

30 08 2009
BEDZO

subang gotong-royong
smi abdi oge asli ti subang
salam weh kasadayana kanggo urang subang.

26 07 2008
kurniadi

Kepada yth
Ka. Dinas Pertanian
Kabupaten subang
Di tempat

Kekeringan pada lahan pertanian merupakan permasalahan yang sangat besar bagi para petani, hal ini dapat menghambat peningkatan panen dan kesejahteraan petani. untuk itu setelah kami membaca dari harian Tempo Interaktif mengenai Ribuan hektar sawah di subang kekeringan maka kami melihat bahwa dengan memakai pompa air kurang efektif karena real cost operasional yang dikeluarkan sangatlah besar dan kurang efektif. Maka kami dari lembaga penelitian dan penerapan turbin indonesia siap membantu melalui teknologi penemuan kami yaitu Turbin Air tanpa bahan bakar dan dapat mengairi sawah 20 ha dan tahan sampai 20 Tahun. (Untuk satu Turbin).
Untuk Lebih jelasnya Hub. 08170209911.Kurniadi.

Ribuan Hektar Sawah di Subang Kekeringan
Selasa, 17 Juni 2008 | 14:30 WIB
TEMPO Interaktif, Subang:Sekitar 3.000 hektar persawahan irigasi teknis di wilayah Pantai Utara Kabupaten Subang, Jawa Barat, terancam tidak bisa ditanami padi pada musim gadu atau tanam kedua.

Pasalnya aliran air di saluran irigasi di wilayah itu sangat minim. Sekitar 800 hektare tanaman padi baru tanam juga terancam kekeringan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Agus Taruna mengatakan, agar lahan persawahan bisa ditanami, dia sudah menyerahkan dua unit pompa bantuan dari Wakil Bupati Maman Yudia. Sementara sumber air akan disedot dengan membendung kali Sewo dan kali Genteng.

Dinas Pertanian Kabupaten Subang menargetkan padi gadu bisa ditanam di lahan seluas 83 ribu hektar. Namun yang sudah terealisasi baru 50 ribu hektare.

Nanang Sutisna

30 07 2008
indro

Saya (developer) berminat mengembangkan bisnis saya sektor perumahan di kab Subang, kalo ada yang bs kasih info daerah yang prospektif utk di develop, dan areanya tdk terlalu jauh dari area industri. Mungkin ada yang berminat bekerja sama ? silakan kontak, trm ksh.

4 09 2009
IWAN

ada atuh bos.

31 08 2008
Lie Lian Utoyo

Apakah ada perkebunan buah sawo di kab Subang. Kalau ada yang tahu, tolong diinformasikan nomor telphone yang dapat dihubungi, alamat jelas dan contact personnya. Terima kasih

12 09 2008
mankmas

alhamdulilah …. sekarang masyarakat subang telah memiliki banyak kemajuan . khususnya di bidang web telah banyak yang menguasai. sok lah saya sebagai pemuda asli ti subang saya dukung

13 09 2008
Kaki Lima Subang

salam kenal semua….
ya semoga Subang tercinta semakin maju, khususnya bidang IT nya…. Sukses Subang!!
ayo….segera berbenah, kerana kita bersaing dengan kota Subang nya Malaysia, di internet jika kita search suabng, masih banyak yg terdetek adalah kota Subang Malaysia, kerana memang konten2 website yg memuat berita tentang Subang Indonesia kurang banget….
Semoga blog ini bisa memberikan kontribusi buat kota Subang Indonesia Go Internasional…..
Hidup Subang Indonesia..

KakilimaSubang

18 09 2008
Syamba

punten kang…saya lg butuh peta subang dwg nya udah nyobain minta ke bapeda subang gk dikasih file dwgnya…kl boleh sy minta peta subang yang format dwgnya….
hatur nuhun

20 09 2008
Kaki Lima Subang

wah punten mang Syamba….
saya tidak mempunya peta subang dalam bentuk format dwg.
dan memang biasanya Bapeda tidak mau memberikan format dwg karena memang itu menyangkut hak paten pembuat peta tersebut, mungkin bisa kalo membelinya.

salam kaki lima subang

13 11 2008
JakaZaky

Assalamualaikum,

Ngiring ngarewong…………, manawi aya info formasi cpnsd kab subang di muat atuh di blog ini…………
Hatur nuhun

Wassallam

14 11 2008
Tahyudin is

Ass,punten nepangkeun abdi asli urang subang utara,tepatnya Kec Blanakan,yg skr sdg merantau di negri orang,bersyukur sy bsa gabung dgn kakilima,punten boz pang dugikeun khusus ka akang bupati anyar sareng reng-rengana,sy mengusulkan gimana kalau subang bisa membuat sarana pekerjaan untuk para pemuda/i yg blm mendapatkan kerja,masalahnya skr yg ada di kab urang,bnyk perusahaan tp bukan punya Kab subang,lagi-lagi urang bule yg punya,punten nya pang wujud keun subang supaya maju,hatur nuhun pisan………………………..

15 11 2008
Kaki Lima Subang

Thanks kang mau nyambangi blog urang.
Emangnya lagi kerja dimana nih?

15 11 2008
Tahyudin is

Hapunten nembe nyambung deui,nuju sibuk pisan kang,sy nuju kerja di sebuah perwakilan ketenaga kerjaan di Kerajaan Saudi Arabia.

13 12 2008
ajat

Assalamualaikum,…….

numpang ngetik boleh dunk.
aq orang jakarta,punya istri orang subang tepat nya di dusun sindang hurip gorowong.sekarang bekerja di bandung.mau ajak orang subang mengenal dunia penerbangan.ayo belajar dan bergabung di LPK Gamindo Raya.yg mau jadi pramugari atau Staff bandara.sok atuh kelas terbatas……….

wassalam

14 12 2008
MANKMAS

saya MAPPER asli orang subang. apabila ada yang butuh atau memerlukan peta adminsitratif dll dlm bentuk JPG tentang desa maupun kecamatan. silahkan menghubungi saya. HARGA murah!!

20 12 2008
Kaki Lima Subang

A…itu tolong bantu eh Salma, dia butuh map Subang yang sampai desa…
OK…

15 12 2008
tetangga wetan

Kpada pemerintah kab Subang, kapan jlan raya Cipunagara – Pagaden dan Compreng-Pusakanagara diperbaiki??

Sedikit curhat nih..
Saya capek ketika melewati jalur tersebur. Badan terasa pegal-pegal..
Untuk jln raya Cipunagara-Pagaden, oke lah nggak trlalu parah. Tp jalan Compreng-Pusakanegara-nya itu lho…Bagimana tidak, jlan raya yng panjangnya 10 km lebih (lebih panjang) itu keadannya rusak parah, berbatu, bergelombang, dll.

Sekedar info, orang/warga masyarakat Indramayu barat (khususnya Haurgeulis, Gnatar n Anjatan) itu lbih suka pergi ke Subang daripada ke Indramayu.

17 12 2008
salma pujiyanti HIDAYAT

I need the map of Subang which completely with the names of it’s village, districts, tourism objects potency and so on.

I wait for next publishment at this site.

thanks alots for your attention

See U

Salma
Jl.Parigisari RT 07 RW 03 Desa Wanasari Kec.Cipunagara Subang

3 01 2009
cH1km0nK

soebank kota maju
subank is the best,,
bY cH1km0nK

5 01 2009
diaz

Untuk siapa saja yang membutuhkan peta subang (dg. tujuan non komersil tentunya), saya mewakili bappeda subang ingin menginformasikan bahwa pada dasarnya kami siap membantu bagi yang membutuhkan sepanjang kami memilikinya, sebagai salah satu bentuk pelayanan publik dari kami.
Untuk peta berbentuk lembaran (hard copy), stok kami hanya tinggal untuk keperluan internal. Sementara yang berbentuk file (soft copy) di kami juga ada, baik dalam format jpg maupun dwg. khusus untuk yang dwg, skalanya terlalu besar sehingga sulit mengcover Wil.Subang sekaligus.
Soal cara perolehan peta, kami tidak menjual peta karena memang tidak ada dasar hukumnya dan tidak jelas masuk kas mana hasil penjualnnya. Yang penting ada surat keterangan/permohonan data (seperti wktu mahasiswa dulu), dan membawa media penyimpan (lebih dianjurkan CD blank) karena banyak permintaan yang sama sehingga tidak bisa dipenuhi dari stok CD yang ada di kami

5 01 2009
Kaki Lima Subang

Ok thanks ya atas infonya…
Iya nih paling banyak permintaan tentang peta Subang.
Ayo silahkan siapa yg membutuhkan peta subang…
Mumpung gratis n mudah…

Semoga Subang lebih maju lagi…

8 01 2009
gelar

sampurasun…
reuseup ah ayeuna mah palay ngobrol jeung urang subang deui teh asa garampil. bade wawar ka sadaya urang subang, “dulur…tong kabeh hayang jadi PNS. komo kudu sugak-sogok mah. hayu urang babarengan neangan rizki ku cara dagang. loba anu bisa dikembangkeun dikota urang ieu. jeung ulah poho jajaten urang sunda. duduluran, sauyunan, tong loba kapiweuruh ku adat urang kapitalis. silih angkat, silih tulung, gotongroyong jadikeun jajaten dikabeh diri urang subang. anu leutik hormat ka nu leuwih kolot, nu leuwih kolot nyaah ka nu leuwih leutik. anu leuwih mere ka nu kurang. kade bahaya laten kapitalis, nu beunghar makin beunghar, nu kakurangan kapaehan kalaparan. pajabat korup haha hihi meuli taneh di ditu di dieu, teu inget ka rahayat subang anu keur ngabangingis ceurik kalaparan. ka dulur kabeh, hayu urang tekadkeun ka hate bararea, SUBANG ANU URANG, ALUS GORENGNA KUMAHA URANG. SUBANG LAIN ANU PAJABAT, TAPI PAJABAT KUDU MANTUAN URANG KEUR NGAJADIKEUN ALUS KOTA URANG. nuhun ah…
permios…

8 01 2009
gelar

sampurasun….
bade ngadongeng ah…
judulna terserah naon weh..ku,aha anu maca
kieu caritana….

si aceng lulumpatan bari seuri bangun hate anu bungah rek ngamprokan indungna. ma…ema..ma…si aceng kokotetengan neangan indungna. naon ceng, tembal si ema. ma, urang ayeuna mah moal sangara deui jiga ayeuna ceuj si aceng bari nyuruput kopi sesa kamari. naon kitu ceng, silaing meunang lauk emas diwalungan? tembal deui si ema. leuwih ti eta ma…ceuk si aceng negeskeun. aceng ditunjuk ku ki demang pikeun jadi wakilna di pamarentahan urang ieu. bakal beunghar urang ma…ceuk si aceng bari melak cangkeng. naha, pedah naon ki demang nunjuk silaing ceng..? asa araneh ema mah..maneh sakola ge henteu, boro-boro sakola. ayeuna wae maneh kudu mantuan ema neangan pisangueun, ceuj si ema heraneun. teu pira ma…ki demang nunjuk aceng jadi wakilna pedah aceng daek dititah ungkug-ungkugan. nalahan nah, ki demang ngomong kieu ‘bageur maneh ceng, sing nurut ka kawula’ bari ngusap hulu aceng, tembal si aceng. ema teu loba carita ngan bengong anggeur teu ngarti…

http://www.satoesyndicate.blogspot.com

8 01 2009
gelar

Catatan Oposisi
==============

Menanti, …Badai di Tengah Bisingnya Kehidupan

Kita datang dari peradaban purba, dimana ratusan tahun lalu nenek
moyang bangsa kita bangun termegap-megap dari rimba kedunguan,
kepandiran dan segala ketololan mereka. Ratusan tahun yang lalu pula
setelah melewati tidur panjang yang akut pada sebuah jaman yang gelap,
mereka mampu bangun dengan cita-citanya yang besar. Jayalah Nusantara
pada jaman Majapahit dan Sriyijawa.

Kejayaan yang pernah mereka bangun dan citakan ternyata tidak bertahan
lama. Merosotnya moral dan peradaban purba kembali menyelimuti mereka,
karena memang bibit-bibit peradaban purba yang sepertinya telah
mendarah daging itu tidak bisa dibasmi begitu saja. Dengan naiknya
raja-raja lokal ke tahta kuasa yang hanya membawa
pertikaian-pertikaian yang berkelanjutan hanya membawa mereka kembali
ke jaman purba yang dulunya pernah ditinggalkan para pendahulu mereka.
Datangnya kekuasan kulit putih dengan bedil dan logika mereka yang
jalan, tentunya membawa bangsa kita ke lembah pejajahan dan penindasan
yang sangat sedih dan memilukan. Tiga ratus lima puluh tahun kita
ditindas sampai modar minta ampun, barulah kita bangkit dengan sebuah
cita-cita yang luhur: Sebuah bangsa yang berpribadi dan merdeka!

Dua puluh tahun kemudian, tepatnya tiga puluh dua tahun sekarang ini.
Setelah bangsa ini merdeka dari kolonialisme lima puluh tiga tahun
yang lalu. Sang Angkara Murka, sisa-sisa keakutan dari masa purba
unjuk gigi lagi setelah kudeta berdarah tahun ‘65 yang berbutut dengan
pembantaian saudara sebangsa dan setanah airnya sendiri. Adakah di
jaman moderen ini peradaban purba yang tidak mengenal logika dan akal
sehat bisa berkuasa lagi? Jawabannya adalah: Orde Baru!

Meniru salah satu ucapan Alber Camus, sastrawan Prancis yang namanya
harum dalam kesustraan dunia dan perjuangan kemanusiaan itu, Camus
berkata, “di dalam kebisingan di mana kita sekarang hidup, cinta
mustahil dan keadilan tak mencukupi”. Inilah hidup yang bising, antara
mimpi dan kenyataan sangat tipis bedanya.

Tiga puluh dua tahun kita hidup dibawah rezim yang menjalankan
kekuasaannya dengan menepiskan logika dan hati nurani. Kekuasaan yang
datang dari jaman purba. Tentunya di jaman yang penuh dengan logika
ini, adalah ibarat sebuah mimpi ada rezim yang seperti ini. Tapi
jangan tepiskan Bung, ini bukan sekedar mimpi. Ini sebuah kenyataan
yang pahit dan sangat tragik. Lima puluh tahun lebih bangsa ini
membebaskan dirinya dari kolonialisme, tapi bangsa ini belum mampu
membebaskan jiwa dan pikiran mereka dari mental perbudakan. Inilah
sebuah kenyataan dimana kita membiarkan diri dan hati nurani kita
ditindas oleh sebuah kuasa yang maha dasyat yang datang dari jaman
purba.

Seorang kawan yang penyair, Saut Situmorang dalam sajaknya ‘Badai
Penantian’ mencoba melukiskan perjalanan bangsa yang panjang dan
menyedikan ini, entah kapan berakhirnya. Bangsa yang hidup antara
mimpi dan kenyataan.

langit sunyi. terbakar
matahari, dan angin mati.
terpaku semua yang hidup di bumi.
menanti.

badai sembunyi di gunung gunung
badai sembunyi di hutan hutan
badai sembunyi di mata air
di danau danau di sungai sungai
badai sembunyi di kampung kampung gersang
di gunung gunung tumbang di hutan hutan arang
di tepi mata air polusi di tepi danau polusi di tepi sungai polusi
badai sembunyi di pantai pantai di laut sembilu
di kota kota hangus tak lagi dikenal
kota kecil kota besar
kotamu kotaku
badai sembunyi di rumah rumah berdinding beratap debu
di didih aspal jalanan
di kerikil kerikil tajam mimpimu
dalam lagu bosan anak anakmu
di uban pertama istrimu yang tak mau
lagi ketawa
badai sembunyi di aspal jalanan
kerikil kerikil tajam kampung kampung terlantar
kota kota terbongkar
yang milikmu yang milikku
badai sembunyi di kampus kampus wesel terlambat
di pabrik pabrik keringat menyengat
di penjara penjara berkakus tumpat lantai bau pantat
milikmu milikku milik kau dan aku
badai sembunyi di mata mata itu
yang tertunduk memandang bumi itu
di dada dada itu
yang tertunduk mendekap bumi itu
di kaki kaki itu
yang tertunduk menekuk bumi itu
di tangan tangan itu
yang terkepal menahan bumi itu
dan di kuburan pun sembunyi badai
antara nisan nisan berhuruf
merah jingga
dan bunga kemboja rusak daunnya

badai sembunyi di negeri ini
negerimu,
negeriku ini. dan

menanti. menanti.

Begitulah, dalam hidup yang bising ini, dibawah cekikan rezim yang
datang dari masa purba. Badai-badai bersembunyi dari Sabang-Merauke,
dari gunung-gunung yang mengalir ke sungai-sungai menuju samudra luas.
bersembunyi di desa-desa yang subur namun rakyat negeri ini miskin
melata menjadi kurban-kurban tumbal buat sebuah ambisi rezim yang
berkuasa yang bernama: pembangunan!

Sampai kapankah kita akan menanti? Apakah kita akan membiarkan bangsa
ini berlarut-larut tenggelam dalam peradaban purba yang hanya akan
mematikan daya hidup, dan akhirnya kita terkapar sunyi dalam tidur
panjang bersama kematian hati nurani kita.

Mungkin (?) memang hati nurani kita belum mati, dan rasanya tidak
perlu menunggu terlalu lama lagi, karena seperti kata kawan Saut bahwa
badai itu ada dimana-mana. Sekaranglah saatnya kita untuk bangun dari
setengah kematian ini. Bukankah dengan membiarkan segala kejahatan
yang diperbuat rezim ini selama tiga puluh tahun lebih kita telah
mengalami setengah kematian?

Buat kita yang hidup dalam jaman yang bising ini, kita-kita yang belum
mengalami kematian penuh dalam hati nurani kita. Bangkitlah kita untuk
menghadang dan merubuhkan rezim yang semakin akut ini. Tentunya kita
tidak salah jika berpihak pada akal sehat dan hati nurani kita. Itu
juga kalau kita tidak mau mati dan ambruk bersama rezim ini.

Ucok Dobrak Nasution

25 02 2009
Indah

Permious..
Maaf ya saya mo tanya klo kota Kalijati dari Subang seberapa jauh y?

terima kasih..

26 02 2009
Kaki Lima Subang

Sekitar 30 menit Subang – Kalijati

7 04 2009
Dudu Ropiudin

alhamdulillah…
ngiring bingah ti kecamatan enggal “kasomalang”
salam weh ka uruang SUBANG

hayu urang majukeun kota SUBANG !!!! ulah dugi ka janten istilah SUBANG (SUlit BerkembANG) kedahnamah SUdah BerkembAng bahkan jadi maju

7 04 2009
Kaki Lima Subang

iya donk….Subang kota sangat potensial….
tinggal dimajukan n dimanage dengan baik, pasti gak kalah dengan kota2 besar di Jabar kok….

19 04 2009
tedi

assalamu alaikum
abdi bade ngiring ngarencangan nyarios, rakyat subang kumaha buapati korupsi ngadon di pilih deuii hayu urang rame rame ngadilan kang eep anu ngaemam artos rakyat

25 05 2009
M.Nur Zahara,SH,MM

Abdi nyuhunkeun tulung ka sadayana netter anu maca ieu Blog,ayeuna abdi hoyong nepangan wargi nu aya di subang alamatna ieu :
kampung Cibungur RT 06 RW 2 Desa cikaum Barat Kec.Purwodadi Kab.Subang
d/h Ibu Cicih.
tiasa ngabantu abdi jelaskeun kedah jalan liwat mana ti Jakarta nu caket kaditeu.Di antos jawabana ka HP abdi(Telepon ataunapi SMS):0811255798. Haturnuhun.

1 06 2009
Tiem's

Ada Info LoKer Di Subang Ga….???
Diantos Infona…..!!

2 06 2009
Kaki Lima Subang

ok kalo ada pasti saya infokan…
thanks…

10 06 2009
kangujang

iya nih….. jalan pada rusak, maklum aja musim ujan… jadi pada rusak kabeh..
jangankan jalan cipunagara… jalan subang kota yang arah terminal rusak berat, otista, pokonya tenang aja .. mungkin lg di hitung2 kira2 berapa rupiah yang harus di keluarin…
Buat jalan desamah tenang aja ada anggaran tiap tahun…

16 08 2009
Kang Iyus

Subang teh daerahna unik di Jawa Barat mah, aya daerah tiis aya daerah panas, ti jaman baheula, Subang teh daerah pertanian, tanahna subur, malah jadi salah sahiji gudang beras. ngan hanjakal, hasil pertanianna (buah2an) dijual langsung ka luar, dina usumna hargana jadi murah. Akang usul ka Bupati supaya (1) diayakaeun industri penunjangna; khususna paska panen, ulah industri nu ngabahayakeun lingkungan. (2) ngembangkeun potensi wisata jeung masarkeunna sing serius. (3) Konsekuen, Subang teh rek dijadikeun daerah naon? siapkeun sagalana kaarah eta, termasuk antisipasi penyimpangan.

hatur nuhun………..
wassalaammmmmmm

30 08 2009
BEDZO

subang tandang
subang makalang
subang enak di pandang.

5 10 2009
annie

ach.abdi ge ngiringan nimbrung wios?abdi asal ti pamanukan subang ete nu gaduh jalur pantura.aduh…kangen ka lembur eu…..y.

28 10 2009
bhaskara

Abdige sami upami ningali subang asup kana program siaran tv nasional…asa ku bagja pisan…akang eteh…geuningan subang teh…loba pisan kamajenganana..dina ningkatkeun sagala widang pangwangunan anu berbasis gotong royong..senina pariwisatana..budayana oge SDM langkung tinanjeur ayeunamah…

10 11 2009
tiani

mau tanya alamat MTSN Subang Dunk???? klw dari Jakarta turun d mana???? penting tolong ya!!!!!!

26 11 2009
DoED

pami tyasa nyhunkeun peta lokasi titik pantau kota subang kanggo adipura…hatur nuhun..

27 11 2009
annie

upami dulur-dulur gaduh welas asih.hayu urang bantun warga subang nu tepatna di pamanukan.anjeuna memerlukan pisan welas asih ti dulur-dulur sadaya.anjeuna dirawat di puskesmas pamanukan ,dia masih berumur 4 tahun dengan kekurangan gizi aliasna GIZI BURUK.hayu urang babarengan nyumbbang harta anu gaduh harta ,nu pasti hayu sasarengan urang nyumbang doa supados terlewati masa-masa kritisna,supaya bisa layaknya anak-anak lainnya menikmati masa anak2 yang ceria.

28 11 2009
yulis

inpormasi kapan yah ada peremajaan pasar pertokoan candra dan pujasera dan penataan pedagang kaki lima

Leave a comment