Home > Celoteh > Maka Nikmatilah, Karena Ini Pun Akan Berlalu

Maka Nikmatilah, Karena Ini Pun Akan Berlalu

– Saat di depanmu terhidang nasi sayur tahu

tempe, mengapa mesti sibuk berandai-andai dapat makan

ikan, daging atau ayam ala resto? Padahal kalau saja

kau nikmati apa yang ada tanpa berkesah, pastilah

rasanya tak jauh beda. Karena enak atau tidaknya

makanan lebih tergantung kepada rasa lapar dan mau

tidaknya kita menerima apa yang ada. Maka nikmatilah,

karena jika engkau terus mengharap makanan yang lebih

enak, makanan yang ada di depanmu akan basi, padahal

belum tentu besok engkau akan mendapatkan yang lebih

baik daripada hari ini.

Saat engkau menemui udara pagi ini cerah, langit hari

ini biru indah, mengapa sibuk mencemaskan hujan yang

tak kunjung datang? Padahal kalau saja kau nikmati

adanya tanpa kesah, pastilah kau dapat mengerjakan

begitu banyak kegiatan dengan penuh kegembiraan. Maka

nikmatilah, jangan malah resah memikirkan hujan yang

tak kunjung tumpah. Karena jika kau tak menikmatinya,

maka saat tiba masanya hujan menggenangi tanahmu, kau

pun kan kembali resah memikirkan kapan hujan berhenti.

Percayalah, semua ini akan berlalu, maka mengapa harus

memikirkan sesuatu yang tak ada, namun suatu saat

pasti akan hadir jua? Sedang hal itu hanya akan

membuat kita kehilangan keindahan hari ini karena

mencemaskan sesuatu yang belum pasti.

Saat engkau memiliki sebuah pekerjaan dan mendapatkan

penghasilan, meski tak sesuai dengan yang kau

inginkan, mengapa mesti kesal dan membayangkan

pekerjaan ideal yang jauh dari jangkauan? Padahal

kalau saja kau nikmati apa yang kau miliki, tentu akan

lebih mudah menjalani. Maka nikmatilah, karena bisa

jadi saat kau dapatkan apa yang kau inginkan, ternyata

tak seindah yang kau bayangkan. Maka nikmatilah,

karena bisa jadi saat sudah kau lepaskan, kau akan

menyesal, ternyata begitu banyak kebaikan yang tidak

kau lihat sebelumnya. Ternyata begitu banyak keindahan

yang terlewat tak kau nikmati.

Maka nikmatilah, dan jangan habiskan waktumu dengan

mengeluh dan menginginkan yang tidak ada. Maka

nikmatilah, karena suatu saat, semua ini pun akan

berlalu. Maka nikmatilah, jangan sampai kau kehilangan

nikmatnya dan hanya mendapatkan getirnya saja. Maka

nikmatilah dengan bersyukur dan memanfaatkan apa yang

kau miliki dengan lebih baik lagi agar besok menjadi

sesuatu yang berguna. Maka nikmatilah karena ia akan

menjadi milikmu apa adanya dan hanya saat ini saja.

Sedang besok bisa jadi semua telah berganti.

Jika hari ini engkau menderita, maka nikmatilah,

karena ini pun akan berlalu, jangan biarkan dia pergi,

kemudian ketika kau harus lebih menderita suatu saat

nanti, engkau tidak sanggup menahannya. Maka

nikmatilah rasa sedihmu, dengan mengenang kesedihan

yang lebih dalam yang pernah kau alami. Dengan

membayangkan kesedihan yang lebih memar pada hari

akhir nanti jika kau tak dapat melewati kesedihan kali

ini.

Dengan menemukan penghapus dosa pada musibah yang kau

alami kini. Maka nikmatilah rasa galaumu, dengan

betafakkur lebih banyak atas permasalahan yang kau

hadapi. Dengan memikirkan kedewasaan yang kan kau

gapai atas resah dan galau itu. Dengan kematangan yang

akan kau miliki setelah berhasil melewati semua ini.

Maka nikmatilah rasa marahmu, dengan kemampuan

mengendalikan diri. Dengan memikirkan penggugur dosa

yang kan kau dapatkan. Dengan mendapatkan kemenangan

atas diri pribadi yang tak semua orang dapat lakukan.

Maka nikmatilah, dengan berpikir positif atas apa pun

yang kau jalani, atas apapun yang kau hadapai, atas

apapun yang kau terima, karena dengan begitu engkau

akan bahagia. Maka nikmatilah, karena ini pun akan

berlalu jua. Maka nikmatilah, karena rasa puas dan

syukur atas apa yang telah kita raih akan menghadirkan

ketenteraman dan kebahagiaan. Sedang ketidakpuasan

hanya akan melahirkan penderitaan. Maka nikmatilah,

karena ini pun akan berlalu. Maka nikmatilah, agar

engkau tidak kehilangan hikmah dan keindahannya, saat

segalanya telah tiada. Maka nikmatilah, agar tak hanya

derita yang tersisa saat semua telah berakhir jua.

Maka bersyukurlah atas apa yang telah kita miliki di dunia ini (Apapun itu……)

Categories: Celoteh Tags:
  1. May 1, 2009 at 11:16 am

    wah abi, ketemu lagi neh…
    blognya bagus tapi kok sepi aja neh???
    hehehe…

    • May 5, 2009 at 4:46 pm

      he3….iya nih lum sempet update terus n cari pengunjung….
      makanya wari donk jadi salah satu pengunjung tetapnya he3…
      pa kabarnya nih?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: