Archive

Archive for the ‘Pendidikan’ Category

Beasiswa di Jerman

The German Academic Exchange Service (DAAD) menginformasikan mengenai beasiswa “Postgraduate Course for Professionals with Relevance to Developing Countries”.

Lulusan perguruan tinggi yang telah bekerja selama dua tahun di institusi swasta atau negeri pada bidang-bidang berikut layak untuk mendapatkan beasiswa ini:

• Economic Sciences / Business Administration/ Political Economics

• Development Co-operation

• Engineering and Related Sciences

• Mathematics

• Regional Planning

• Agriculture and Forest Sciences

• Environmental Sciences

• Medicine / Public Health, and Veterinary Medicine

• Social Sciences, Education and Law

• Media Studies

Informasi lebih lengkap dapat mengunjungi tautan di bawah ini.

Postgraduate Courses for Professionals with Relevance to Developing Countries 2013/2014:

http://www.daadjkt.org/index.php?postgraduate-1

Daftar program studi:

http://www.daadjkt.org/download.php?f=e3398c6f488b434740f8267eb8800d97&target=0

 

Advertisements
Categories: Beasiswa, Pendidikan Tags: ,

Workshop MENULIS BUKU BEST-SELLER, 10-12 Mei 2012 (Bersama: Andrias Harefa, Her Suharyanto & Edy Zaqeus)

MENULIS BUKU BEST-SELLER
Bersama: Andrias Harefa, Her Suharyanto & Edy Zaqeus
Jadwal Terdekat : 10-12 Mei 2012

Memotivasi menyelesaikan konsep buku (beberapa).
~Yvonne De Fretes, Dosen, Konselor, dan Penulis

Saya akan melanjutkan hobi saya sejak kecil, menjadi lebih fokus.
~ Katharina Gosal, Owner PT Leonsehati Indonesia Gemilang, Penulis Buku-Buku Keterampilan

Membantu saya untuk bisa percaya diri menulis dan membuat buku secara lebih bergaya, hidup, mengembangkan teknik dialog.
~ Antoni Ludfi Arifin, Product Manager PT. PHARMASOLINDO, Penulis Buku Bacaan Wajib SEMUA SALES –

Semua yang menjadi rahasia menulis buku sudah terbuka. Tabir teka-teki sudah terbuka.
~ Johan Pieter Gandegoay, Grievens Officer PT FREEPORT INDONESIA

Tulisan jadi lebih hidup, MANTAP!
~ Bhante Giri Virya, Rohaniawan Budha, Penulis buku MAIN-MAIN DENGAN MIND: Kekuatan Meditasi Dan Zikir

Mengubah mindset sulit. Mengubah mindset bahwa buku kurang menarik.
~ Widayanti, CEO & GM (PT. House Of Quality Indonesia & WQA Indonesia )

Semakin termotivasi untuk menulis buku. Semakin termotivasi menjadi speaker. Kenal dengan orang-orang hebat dan positif, luar biasa!
~Hanphie Agusoeito, Agency Manager PT. PRUDENTIAL

Dalam waktu 4 tahun, Writing School sudah menyelenggarakan lebih dari 75 angkatan pelatihan menulis artikel dan buku nonfiksi. lebih dari 300 penulis buku telah dilahirkan dan lebih dari 100 buku karya alumni telah diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, Elexmedia Komputindo, Grasindo, Kanaya, Gradien, Obor, Gloria, Metanoia, Hikmah, Simbiosa Rekatama Media, dan sebagainya.

Workshop ini ditujukan untuk mereka yang sudah berniat menulis buku. Dalam workshop ini akan diberikan materi bagaimana menulis kalimat dengan perspektif buku, membuat artikel berseri dengan perpektif buku, dan peserta paham bagaimana memperbesar kemungkinan menerbitkan buku menjadi best seller.

Menulis Buku Dalam 2 Jam atau 2 Hari. Mungkinkah?
Banjir ide dan gagasan, tetapi tidak ada waktu untuk menuangkannya menjadi buku. Namun percayakah bahwa sesibuk apapun, ide dan gagasan yang berharga tersebut tetap bisa jadi buku?
Ingin tahu rahasia mengapa buku bisa jadi best-seller?
Mau menguasai teknik-teknik termudah dalam menulis buku?
Sebuah kolaborasi pelatihan yang dahsyat, di mana Andrias Harefa (penulis lebih dari 38 buku best-seller), Edy Zaqeus (penulis buku Resep Cespleng Menulis Buku Best-Seller), dan Her Suharyanto (Konsultan Penulisan dan Penerbitan), akan membedah apa saja rahasia di balik penulisan buku nonfiksi best-seller. Mereka akan membongkar semua hambatan menulis buku dan menunjukkan betapa setiap orang mampu menulis buku. Hebatnya lagi, kita semua berpotensi menghasilkan buku best-seller.

Read more…

Ternyata Minyak Bumi Bukan Berasal Dari Fosil

KEBIJAKAN pemerintah soal bahan bakar minyak (BBM) selalu saja ditunggu dengan harap-harap cemas, begitupun penetapan kuota produksi negara-negara penghasil minyak (OPEC), yang berdampak pada fluktuasi harga BBM di pasar internasional selalu diamati dengan penuh kekhawatiran.

Pesimistis dalam dunia perminyakan secara tidak sadar memang telah dibangun dari awalnya. Kita semua percaya bahwa minyak bumi adalah bahan bakar fosil, hampir setiap hari “fakta” ini disebut dalam berbagai media massa. Lalu siapa sebenarnya yang pertama mengajukan teori (tepatnya hipotesis) yang kadung dipercaya semua orang ini? Adalah Mikhailo V. Lomonosov, seorang cendekiawan besar Rusia, yang pada 1757 mengajukan sebuah hipotesis bahwa minyak bumi berasal dari sisa-sisa makhluk hidup.
Berdasarkan hipotesis ini, berarti minyak mentah akan terbentuk sangat lambat, karena berasal dari sisa-sisa tumbuhan dan binatang yang telah mati, melewati jutaan tahun terkubur di bawah batuan, mengalami tekanan dan suhu yang luar biasa, lalu mengubahnya menjadi minyak mentah.

Industri minyak bumi modern lahir 145 tahun yang lalu di Titusville, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) ketika Edwin Drake sukses melakukan pemboran pertama minyak bumi di AS. Kala itu hampir tidak ada yang mengkhawatirkan berapa lama lagi perut bumi menyediakan minyaknya untuk dambil? Tetapi sejak produksi minyak di AS memuncak sekitar 1970, sejumlah ahli geologi, ahli ekonomi dan analis industri mulai mempertimbangkan sebuah pertanyaan, berapa lama lagi pasokan minyak bumi dunia bisa memenuhi permintaan yang terus meningkat? Banyak kalangan memprediksi, produksi minyak global akan mencapai puncaknya beberapa tahun ke depan.
Konsekuensi dari hipotesis “bahan bakar fosil” tentunya menyisakan pertanyaan-pertanyaan pesimis seperti itu. Berapa banyak minyak mentah yang masih tersisa di dalam perut bumi? Dan kapan habisnya?

Read more…

Categories: Pendapat, Pendidikan Tags: ,

Kompetisi Technopreneurship Pemuda

Salah satu strategi dalam rangka meningkatkan inovasi dan kreativitas pemuda adalah melalui pertumbuhan usaha baru berbasis teknologi (Technopreneurship). Untuk itu Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia menyelenggarakan:

Kompetisi Technopreneurship Pemuda  

Seleksi Kompetisi Technopreneurship Pemuda 2012 akan dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap.  Kelompok peserta yang lulus seleksi tahap I wajib mengikuti Technopreneurship Boot Camp(Pelatihan) selama 10 hari di Puspiptek Serpong.

Tujuan  

  • Memanfaatan iptek yang bernilai ekonomis untuk dapat dikembangkan oleh pemuda sehingga dapat berperan dalam perekonomian di suatu daerah.
  • Menumbuhkan minat pemuda menjadi technopreneur.

Sasaran  

  • Terciptanya industri baru berbasis teknologi dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi daerah.
  • Adanya gagasan-gagasan technopreneurship inovatif yang memiliki potensi untuk menjadi industri baru yang memanfaatkan pemanfaatan iptek.
  • Terwujudnya peningkatan kegiatan perekonomian (baru/existing) yang sustainable yang dipelopori oleh pemuda.

Persyaratan Perserta  

  • Peserta terdiri dari tim beranggotakan 3 – 5 orang dengan latar belakang pendidikan beragam.
  • Batasan usia peserta 16 – 30 tahun.

Info lebih lanjut : http://jagadraya.com/news-a-articles/47-news/163-kompetisi-technopreneurship-pemuda.html

PELATIHAN DESAIN DAN OPTIMASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL)

6 – 7 Februari 2012, Bandung

Penanganan air limbah industri dan domestik semakin menjadi perhatian baik oleh kalangan masyarakat, pemerintah, maupun kalangan industri sendiri. Kalangan industri di satu sisi dituntut untuk menangani air buangannya, dan di sisi lain untuk mengoptimumkan biaya penanganan melalui peningkatan efisiensi penggunaan sumberdaya dan optimasi fasilitas penanganan.
Dengan menitikberatkan pada pendekatan praktis (desain, operasi, optimasi), diharapkan pelatihan ini dapat membantu industri dalam pencapaian optimasi tersebut.

TUJUAN

1. Mengetahui prinsip-prinsip manajemen air limbah dan upaya minimisasinya (kuantitas dan kualitas)
2. Mengetahui karakteristik air limbah, dan kaitannya dengan teknologi penanganan yang diperlukan, serta pengaruhnya terhadap lingkungan
3. Memahami prinsip-prinsip penanganan air limbah industri, mencakup penanganan primer, sekunder, dan tersier, serta penanganan sludge
4. Memahami konsep, dan pertimbangan-pertimbangan dalam perancangan instalasi penanganan air limbah/sludge
5. Memiliki kemampuan teknis dalam mendesain dan optimasi proses dan instalasi penanganan air limbah
6. Mengetahui jenis dan nilai parameter desain berbagai unit operasi instalasi penanganan air limbah
7. Mampu mengoperasikan instalasi penanganan air limbah secara efisien
8. Mampu menghindari terjadinya gangguan, dan mampu memecahkan masalah yang timbul akibat berbagai gangguan pada instalasi penanganan air limbah (trouble shooting)
9. Mampu untuk mendesain, menganalisis, mengevaluasi dan mengoptimalkan instalasi penanganan air limbah/sludge.

MATERI
· Manajemen limbah cair dan usaha minimisasinya, dan karakteristik air limbah industri.
· Penanganan Primer (Primary Treatment) : dasar desain dan operasi unit perlakuan pendahuluan berupa ekualisasi, netralisasi/pengaturan pH, koagulasi/flokulasi, dan sedimentasi.
· Penanganan Sekunder (Biological Waste Water Treatment) : dasar dan prinsip penanganan air limbah secara biologis, jenis dan kriteria pemilihan sistem, desain dan operasi satuan operasi/satuan proses pada IPAL, mencakup:
· Prinsip dasar penanganan air limbah secara biologis
· Optiminasi berbagai jenis/tipe bioreaktor mencakup activated sludge dan modifikasinya (oxidation ditch, extended aeration, contact stabilization), trickling filter, Rotating Biological Contactors (RBC), Sequencing Batch Reactor (SBR), membrane bioreactor, Bioreaktor anaerobik, pond system, dan alternatif penanganan lainnya
· Optimasi sludge separation: sedimentasi (clarifier), flotasi, dan filtrasi membran
· Trouble shooting, pencegahan dan penanggulangannya: bulking sludge, rising sludge, pinpoint flock, foaming, odor problem
· Penanganan Tersier (Advanced Waste water Treatment) : unit operasi/proses penanganan tersier, meliputi oksidasi dan adsorpsi, eliminasi nutrien, filtrasi, dan disinfeksi.
· Penanganan Sludge (Sludge Treatment) : metode-metode minimisasi produksi sludge, dan teknik penanganan/pengolahan sludge, meliputi peningkatan konsentrasi padatan, dewatering, stabilisasi biologis (aerob, anaerob), kimia, thermal, serta berbagai teknik/cara pemanfaatan sludge.
· Optimasi Unit Sedimentasi dan Unit Filtrasi
· Phitoremediasi & rawa buatan (contructed wet land)
· Jenis dan Penanganan Trouble pada IPAL
· Monev dan Optimasi IPAL
· Pada akhir training juga akan dilakukan diskusi umum. Forum ini merupakan forum tukar pengalaman dan forum konsultasi, sehingga setiap peserta memperoleh solusi yang tepat bagi permasalahan spesifiknya.
Biaya Pelatihan
Rp 1.500.000/peserta. Biaya tidak termasuk akomodasi peserta.
Biaya termasuk konsumsi (makan siang dan 2 X coffe break), training kit, dokumentasi, materi pelatihan, dan sertifikat.

informasi dan pendaftaran silahkan menghubungi kami:

Sumco Indonesia
Adi (081215376941) / Novi (085727377813)
Jl. Nusa Indah No 10 Kendal
Ph. 0294-3689841 Fax. 0294-3689841
Email sumcoindonesia@cbn.net.id /sumcotraining@yahoo.com
Website www.sumcoindonesia.com

BJ HABIBIE : Garuda City Complex, Bandara Soekarno-Hatta

Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya(?), Adri Subono, juragan Java Musikindo.

Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.

Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).

Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?

Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.

Dalam video tsb, tampak para hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN. Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh
Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.

N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan………………

Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:

“Dik, anda tahu…………..saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan……………..

“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, …….itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur………Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim
dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.

Sekarang Dik,…………anda semua lihat sendiri…………..N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini
membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.

Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?’
Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.

Dik tahu…………….di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia………….

Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa…………….

Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua…………………?

Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier,
Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun.

Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!”

Pak Habibie menghela nafas…………………..

Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;

Sekitar tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu, Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737 yang dikenal sebagai N2130 (kapasitas 130 penumpang). Saya bersyukur, akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test pilot (almarhum) Erwin. Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11 dan merupakan kokpit pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat
sekarang yang ada di pesawat B737NG). Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit juga mempergunakan “track ball atau touch pad” sebagaimana kita lihat di laptop. N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic, N2130 juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet, jauh sebelum winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa kini.

Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe pertama……………..

N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu………bahkan hingga kini.

Lamunan saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau, seandainya N2130 benar-benar lahir………….kita tak perlu susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.

Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya………………..

“Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia”.

“Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,
– Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten
– C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis
– D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!

Itu saja!”

Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:

“Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik………….organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik………………”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu ………………………

“Dik, ……….saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ………..ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya…………saya mau kasih informasi……….. Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu……………………”

Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam………………………..seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.

Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan……………………

“Dik, kalian tau……………..2 minggu setelah ditinggalkan ibu…………suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu……… Ainun……… Ainun …………….. Ainun …………..saya mencari ibu di semua sudut rumah.

Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini…………..’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie’.

Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;

1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!
2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus……………
3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.

Saya pilih opsi yang ketiga……………………….”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu) …………………. ia melanjutkan
pembicaraannya;

“Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun…………..dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia………….

Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat…………. saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan
terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia”

Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata…………………………

Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;

“Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya enyetujui…………………

Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang….. (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).

Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya.

Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.

Dik, asal you tahu…………semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.

Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.

Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif……………….”

(pada kesempatan ini pak Habibie meminta sesuatu dari Garuda Indonesia namun tidak saya tuliskan di sini mengingat hal ini masalah kedinasan).

Saya menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun rekaman apapun.

Jakarta, 12 Januari 2012

Salam, Capt. Novianto Herupratomo

Workshop penerbitan Newsletter & Desain media Dan Pelatihan MC & Protokoler

Berbagai peran penting (multi peran) yang kerap dilakukan para staf humas (public relation officer) di sebuah instansi/perusahaan tentu memerlukan penguasaan berbagai keterampilan utama. Diantara yang cukup sering dan sangat penting adalah keterampilan dalam memandu berbagai jenis acara/kegiatan dan juga pengetahuan serta keterampilan dalam menerbitkan media/newsletter.
Dalam upaya guna lebih meningkatkan kemampuan dan keterampilan pada kedua bidang tersebut, kami mengundang Bapak/Ibu dan atau staf Bapak/Ibu untuk mengikuti salah satu dari dua pelatihan/workshop tersebut di atas, dengan jadwal sebagai berikut:

WORKSHOP PENERBITAN DAN DESAIN/LAYOUT MEDIA (NEWSLETTER)
Hari/Tanggal : Kamis – Jum’at, 26-27 Januari 2012
Jam : 09.00 – 16.00 WIB
Tempat : Hotel Grand Serela, Jl. Martadinata 56 Bandung
Investasi : Rp. 3. 700.000,- (tiga juta tujuh ratus ribu rupiah) per orang
Catatan: Biaya belum termasuk biaya akomodasi dan penginapan peserta

PELATIHAN PEMANDU ACARA (MC) & PROTOKOLER
Hari/Tanggal : Kamis – Jum’at, 26-27 Januari 2012
Jam : 09.00 – 16.00 WIB
Tempat : Hotel Grand Serela, Jl. Martadinata 56 Bandung
Investasi : Rp. 2. 700.000,- (dua juta tujuh ratus ribu rupiah) per orang

==============================================
KISI-KISI MATERI PELATIHAN
PENERBITAN NEWSLETTER DAN DESAIN LAYOUT MEDIA
==============================================

Merancang Media
1. Proses awal merancang Newsletter
2. Artistik newsletter (style, karakter, layout, tipografi, warna, dll)
3. Konsep desain newsletter (3C: Concept, Component, Composition)
4. Rancangan Layout Halaman newsletter
5. Rancangan Cover newsletter

Aplikasi Software Komputer Desain Grafis
1. Tools, column guide, teks, scanning, dll
2. Pembuatan obyek dan modifikasi obyek
3. Mengatur warna dan gradien

Pengetahuan Grafika
Pengenalan seluk – beluk pra cetak
(kertas, warna,oplah dan optimasi biaya)

——————————
Peserta yang sangat disarankan
——————————

· Staf Humas/Public relations
· staf Corporate Communications
· staf Corporate Secretary
· Pengelola (redaksi) Media Instansi/Perusahaan
· Dan peminat umum lainnya

————————–
PROFIL SINGKAT TIM PEMANDU
————————–
EVY SAEFULLAH

Pendidikan:
S1. Fakultas Seni Rupa dan Desain – ITB
S2. Magister Desain FSRD – ITB

Pekerjaan :
. Creative Director Mitramark Bandung
. Dosen D3 Fikom UNPAD
. Dosen S1 Desain Komunikasi Visual UNPAS Bandung

Pengalaman

· Direktur MQ Media Bandung, 2000 – 2002
· Direktur Pelaksana PNM Design Bandung, 1996 -1999
· Direktur Kreatif Venusa Advertising, 1995-1996
· Desain Grafis Majalah SWA Jakarta, 1994 – 1995
· Derektur Seni Lesin Design Jakarta, 1993 – 1994
· Direktur Seni Expose Design Jakarta, 1992 – 1993

Penghargaan Bidang Desain
• Yellow Pages, 1991
• Majalah Tempo, 1991
• KTT Non Blok, 1992

Untuk pendaftaran secara Online, bisa langsung
mengisi formulir di:

=> http://infointermedia.com/workshop/pendaftaran

atau hubungi Kami:
Intermedia Network
Riza Faiz
0813 2222 6508
email: workshop@infointermedia.com
website: http://workshop.infointermedia.com

======================================================
RUANG LINGKUP MATERI PEMANDU ACARA (MC) & PROTOKOLER
======================================================

1. Dasar-Dasar MC
– Kualifikasi MC,
– Fungsi, Peran, dan Tugas MC
2. MC Formal
– Teknik MC untuk acara-acara formal/seremonial/resmi
3. Protokoler
– Protokoler acara-acara resmi pemerintahan
4. MC Informal
– Teknik MC acara-acara hiburan, kontes, konser, resepsi, dll.

————-
TIM PEMATERI:
————-

1. Kang Romel.
Asep Syamsul M. Romli atau lebih dikenal dan akrab disapa
Kang Romel dan Romel Tea (on air name).
Alumnus Jurusan Ilmu Hubungan Internasional FISIP Unpad Bandung ini
sudah menulis sejumlah buku Keterampilan Komunikasi
(Writing & Public Speaking) dan konsultan jurnalistik, broadcasting,
dan public speaking di beberapa media online.
Selain terjun di media cetak dan online, ia juga merupakan broadcaster berpengalaman di Radio Antassalam 103,9 FM Bandung
(eks Program Director) dan Radio Shinta 97,2
FM Bandung (Senior Announcer),
juga pendiri Shinta Broadcasting School (SBS).
Kang Romel juga menjadi Dosen Luar Biasa untuk Mata Kuliah Komunikasi Praktis di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung.
Buku-buku yang sudah ditulisnya antara lain “Lincah Menulis Pandai Bicara: Teknik Menulis dan Public Speaking” (Nuansa Bandung, 2005), “Kiat Memandu Acara: Teknik MC dan Moderator” (Nuansa Bandung, 2006), dan sejumlah buku komunikasi praktis lainnya.

2. Neng Athia.
Bernama lengkap Neneng Athiatul Faiziyah, ia adalah alumni Pascasarjana Komunikasi Unpad Bandung, presenter TVRI Jabar sejak 2001, dan malang-melintang di dunia MC, khususnya MC Formal/Seremonial, di berbagai acara yang digelar berbagai instansi pemerintah dan swasta. Suara merdunya membuat ia juga menjadi pengisi suara sejumlah iklan dan insert renungan di radio.
Menjadi MC Pro sejak 1993, Neng Athia juga menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi di Bandung mata kuliah pengembangan diri dan komunikasi, Direktur Lembaga Komunikasi dan Manajemen Terapan (Lekomte) Bandung. Sejak 2003 menjadi instruktur Pengembangan Diri dan Instruktur Pelatihan MC di berbagai lembaga dan organisasi.*

3. Ridwan Firdaus Waler
Mengawali karier sebagai guide (pemandu wisata) khusus tamu asing, Ridwan Firdaus memulai aktivitasnya dengan banyak berkomunikasi (bahasa Inggris). Hobinya bergaul dan “cuap-cuap” membawanya tertarik menekuni bidang pekerjaan yang fokus dengan suara –penyiar radio.
Tahun 1990 merupakan awal Ridwan meniti karier sebagai penyiar radio Ganesha FM . Dengan tujuan untuk mencari pengalaman (mencoba berbagai karakter vokal) selain di radio Ganesha, Ridwan pernah menjadi penyiar di Radio Antassalam FM, X FM, dan Delta FM.
Tak hanya itu, Ridwan juga aktif menjadi pengisi vokal iklan, baik yang disiarkan radio secara nasional maupun iklan yang ditayangkan di stasiun televisi (TVRI, RCTI, Metro TV).
Dunia “tarik suara” tak hanya digeluti Ridwan secara on air namun off air pun dirambahnya. Berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta/perusahaan seperti Panasonic, Duppont, Abbot, Nutricia, BRI, dll. mendaulatnya untuk menjadi Pembawa Acara (MC). Sebagai orang yang terbiasa bicara nonformal, sudah barang tentu jenis MC yang paling disukai adalah yang bersifat hiburan (entertainment).
Tak hanya menjadi MC, Ridwan pun aktif menjadi pembicara dalam seminar maupun pelatihan yang diselenggarakan berbagai instansi pemerintah/ swasta. Kini Ridwan aktif sebagai presenter di Car Free Day setiap hari Minggu.
CARA PENDAFTARAN

Pendaftaran secara online, silakan KLIK DISINI

atau hubungi kami:
Intermedia Network
Dea
Telp/SMS:022 – 76316363
email. pelatihan@infointermedia.com
web. pelatihan.infointermedia.com

Demikian undangan ini kami sampaikan.
Atas perhatian Bapak/Ibu kami haturkan
banyak terima kasih.

Hormat Kami,
Intermedia Network
email: intermedia21@yahoo.com
website: http://infointermedia.com

Categories: Pendidikan, Seminar, Workshop Tags: