Archive

Posts Tagged ‘T Mesin’

KESEMPATAN BELAJAR SIM/SAP LIVE DI KRAKATAU IT 2011

December 15, 2010 1 comment

Pada jaman sekarang ini penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) pada perusahaan menjadi kebutuhan yang mutlak. Sayang, masih sedikit Sumber Daya Manusia Indonesia yang memahami secara mendalam tentang teknologi tersebut, meskipun perguruan tinggi dibidang ilmu komputer/Teknologi Informasi tersebar pada hampir seluruh pelosok negeri. Memang, untuk memahami secara mendalam tentang SIM tidak cukup hanya mengandalkan pada proses pembelajaran di bangku kuliah. Perlu praktek di lapangan, dan perlu jam terbang untuk menguasai teknologi tersebut. PT. Krakatau Information Technology – anak  perusahaan PT. Krakatau Steel Tbk. menyadari sepenuhnya dinamika tersebut.

Dalam rangka menyiapkan generasi muda yang memiliki kapabilitas yang tinggi dibidang Teknologi Informasi, PT. Krakatau Information Technology membuka kesempatan bagi Anda yang kreatif, mandiri, enerjik, motivasi tinggi, mampu bekerjasama, dan mencintai dunia Teknologi Informasi untuk mengikuti Pelatihan SIM/SAP Secara Live.

Pelatihan insyaAllah akan dilakukan secara intensif selama 2-3 bulan di Cilegon – Banten, oleh tenaga ahli yang kompeten dari Krakatau Information Technology. Pada akhir session tersebut, bagi peserta yang lulus akan diberi
kesempatan untuk menjadi Administrator SIM/SAP selama 9 bulan dengan bimbingan para senior (mentor) Krakatau IT. Sebagai Administrator SAP, peserta dapat mengoperasikan SIM/SAP secara live pada salah satu konsumen
Krakatau IT. Dengan peran tersebut Peserta dapat memahami permasalahan operasional SIM/SAP sambil mendalami teori-teori SIM/SAP, sehingga mampu membuka kazanah pemahaman Peserta pada operasi Sistem Informasi Manajamen pada perusahaan-perusahaan papan atas. Pada akhir session, peserta dapat melanjutkan pembelajaran SAP untuk level mahir. Selama pelatihan, peserta akan diberikan uang saku/gaji serta fasilitas yang memadai (setingkat
lulusan D3/politeknik).

Prasyarat Peserta:

1. Lulusan minimal D3/Politeknik pada Jurusan Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Material, Teknik Elektro, Matematika, Akuntansi.
2. GPA minimal 3.0 (skala 4).
3. Umur maksimal 25 tahun.
4. Menguasai berbagai software dasar dengan skala mahir.
5. Mencintai profesi Teknologi Informasi.
6. Memahami konsep Sistem Informasi Manajemen dan Enterprise Resources Planning
7. Mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Bagi Anda yang berminat kami tunggu LAMARAN Anda, lampirkan Ijazah, Transkrip, Curriculum Vitae dan Sertifikat yang dimiliki, pengalaman kerja, pengalaman organisasi kirim ke email : sbu dot ba at kit dot co dot id dan sbu dot ba dot kit at gmail dot com.
Sebelum pengajuan lamaran, kami sarankan Anda untuk mempelajari lebih mendalam tentang Teknologi Informasi (TI); Sistem Informasi Manajemen (SIM); Enterprise Resources Planning (ERP); dan SAP agar pemahaman Anda cukup memadai untuk mengikuti seleksi ini.

Agar memudahkan proses seleksi, mohon nama file yang dikirim menggunakan kodifikasi sebagai berikut:

MT-YYYYMMDD Nama Anda APP – Untuk Aplikasi, misal: MT-20101221 Makmun APP
(YYYYMMDD, tahun bulan dan tanggal Anda mengirim dokumen)
MT-YYYYMMDD Nama Anda CV – Untuk CV, misal: MT-20101221 Makmun CV
MT-YYYYMMDD Nama Anda IJZ – Untuk Ijazah, misal: MT-20101221 Makmun IJZ
MT-YYYYMMDD Nama Anda TRS – Untuk Transkrip, misal: MT-20101221 Makmun TRS
MT-YYYYMMDD Nama Anda SERT – Untuk Sertifikat, misal: MT-20101221 Makmun SERT

Kami tunggu sampai tanggal 8 Januari 2011. Kandidat yang lolos seleksi administrasi, kami undang untuk proses berikutnya.

Thank You & Best Regards,
Syahril Dian Purwono

Beasiswa di Jepang

The International Graduate Program for non-Japanese students was launched in 1999, offering advanced professional training leading to the degrees of Master of Engineering and Doctor of Engineering. Students will have the unique opportunity of taking a degree from the University of Tokyo with lectures and research conducted completely in English. Applicants who have exceptional academic records will be awarded Monbu-Kagakusho scholarship for the whole period of graduate program.
The program is formed by the following 5 departments out of 19 departments in the School of Engineering, the University of Tokyo.
Mechanical Engineering
Electrical Engineering and Information Systems
Materials Engineering
Aeronautics and Astronautics
Chemical System Engineering
Special Application for Students from Tsinghua University and Seoul National University:
China scholarship Council:

Perencanaan dan Pengendalian Sumber Daya Manufacturing

March 24, 2010 2 comments

Oleh: Vincent Gaspersz
APICS CFPIM, CSCP
ASQ CMQ/OE, CQE, CQA, CSSBB
IQF CSSMBB
RABQSA QMS Auditor
Malcolm Baldrige Examiner

Perencanaan dan pengendalian sumber daya manufacturing (manufacturing resource planning and control) merupakan suatu metode formal untuk merencanakan dan mengendalikan sumber-sumber daya perusahaan manufaktur.

Manajemen manufacturing (manufacturing management) terdiri dari serangkaian proses, dimulai dari: desain dan perencanaan, eksekusi rencana-rencana, dan pengendalian aktivitas agar mencapai target sesuai rencana yang telah ditetapkan.

Aktivitas-aktivitas manajemen dalam proses manufacturing ini dapat menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control), yaitu: (1) mendefinisikan hal-hal apa yang akan direncanakan, (Define), (2) menetapkan KPIs (Key Performance Indicators) dan mengukur KPIs (Measure),(3) menganalisis KPIs itu apakah mencapai target sesuai rencana yang telah ditetapkan, termasuk menganalisis akar-akar penyebab apabila KPIs itu tidak mencapai target (Analyze), (4) menghilangkan atau melakukan tindakan koreksi terhadap akar-akar penyebab yang ditemukan agar mampu meningkatkan kinerja manufaktur (Improve), dan (5) melaksanakan proses pengendalian agar secara terus-menerus mampu meningkatkan kinerja manajemen manufacturing (Control).

Pada dasarnya perencanaan manufacturing (manufacturing planning) mencakup perencanaan terhadap output dan input dari operasi manufacturing yang dikelompokkan ke dalam dua jenis perencanaan, yaitu: perencanaan prioritas (priority planning) yang berkaitan dengan perencanaan output dan perencanaan kapasitas (capacity planning) yang berkaitan dengan perencanaan input.

Perencanaan prioritas (priority planning) dan perencanaan kapasitas (capacity planning) patut dipahami oleh para manajer menengah maupun manajer senior yang bertanggung jawab dalam operasi manufaktur agar mampu meningkatkan kinerja manajemen sistem manufaktur.

Perencanaan prioritas (priority planning) menentukan produk-produk atau prioritas-prioritas dari operasi manufacturing untuk memenuhi permintaan pasar, seperti: produk apa yang dibutuhkan, berapa banyak kuantitas yang dibutuhkan, bilamana dibutuhkan, termasuk spesifikasi kualitas, dan lain-lain.

Perencanaan kapasitas (capacity planning) menentukan sumber-sumber daya (input) atau tingkat kapasitas yang dibutuhkan oleh operasi manufacturing untuk memenuhi jadual produksi atau output yang diinginkan, membandingkan kebutuhan produksi dengan kapasitas yang tersedia, dan menyesuaikan tingkat kapasitas atau jadual produksi. Perencanaan kapasitas mencakup kebutuhan sumber-sumber daya manufacturing seperti: jam mesin, jam tenaga kerja, fasilitas peralatan, ruang untuk tempat penyimpanan (warehouse space), rekayasa (engineering) , energi, dan sumber-sumber daya keuangan. Dalam manajemen sistem manufaktur, perencanaan kapasitas tidak mencakup material, karena perencanaan material ditangani oleh fungsi perencanaan prioritas melalui penjadualan produksi induk (master production scheduling, MPS) dan perencanaan kebutuhan material (material requirements planning, MRP).

Proses perencanaan dan pengendalian produksi, sering disebut sebagai perencanaan prioritas (priority planning) dapat dijabarkan lebih lanjut melalui hirarki dari urutan tertinggi sampai terendah, sebagai berikut:

• “Business Planning”, merupakan rencana strategik jangka panjang (long-range strategic plan), bersifat menyeluruh (broad terms), berjangka waktu sekitar 3-5 tahun, dan dilakukan oleh manajemen puncak (top management). Direktur Manufacturing atau Chief Operating Officer (COO) ikut bertanggung jawab dalam perencanaan bisnis manufaktur jangka panjang (3 – 5 tahun) ini.

• “Production Planning”, merupakan rencana jangka menengah (medium-range plan), berjangka waktu sekitar 1 tahun, dilakukan terhadap kelompok produk (product groups), menetapkan tingkat produksi (production rates), melakukan pengelolaan “inventory/backlog” (management of inventory/backlog) , serta melakukan perencanaan kebutuhan sumber-sumber daya (resource requirements planning).

• “Master Scheduling (MPS)”, berjangka waktu sekitar 3 – 6 bulan, merupakan rencana penjadualan yang mencakup aktivitas-aktivitas : “final level of master planning”; “process planning” yang mencakup ramalan permintaan (forecasted demand), “production leveling”, “inventory and backlog adjustments”, “new product introductions”, serta penghitungan “on hand, on order, actual demand, safety stock”; hasil-hasil dari proses MPS seperti: kuantitas yang diproduksi, “by part number”, “by week or day”; menetapkan horizon perencanaan harus lebih lama dari “longest lead time”.

• “Material Requirements Planning (MRP)”; merupakan rencana kebutuhan material melalui menghitung: item-item apa yang dibutuhkan, berapa banyak dan kapan dibutuhkan dengan mempertimbangkan “on hand, on order, and safety stock”.

• “Capacity Requirements Planning (CRP)”; merupakan rencana kebutuhan kapasitas melalui menghitung “load” dari tenaga kerja dan peralatan, biasanya dinyatakan dalam jam standar (standard hours), direpresentasikan melalui “planned orders and released orders”. “load” (berapa banyak yang dibutuhkan) dibandingkan terhadap “capacity” (berapa banyak yang tersedia) untuk setiap “work center”. Apabila “load” dan “capacity” menunjukkan adanya ketidakseimbangan yang nyata, maka perlu dilakukan tindakan korektif berupa kapasitas harus ditingkatkan atau beban kerja harus dikurangi. Line balancing dapat dilakukan dalam tahap ini.

• “Production Activity Control”; merupakan tahap pelaksanaan dari perencanaan dan pengendalian manufacturing dengan melakukan aktivitas-aktivitas : MACRO (MAke detailed plans and schedules, Check resource availability, Release orders, Obtain feedback/update/ make adjustments) . Selama pelaksanaan dari proses produksi, kinerja (KPIs) diukur dan umpan-balik diberikan untuk mengidentifikasi persoalan, memberikan informasi status, menelusuri biaya (track costs), “update inventory balances”, “remaining load”, dan seterusnya.

Keberhasilan perencanaan prioritas (priority planning) membutuhkan perencanaan kapasitas yang efektif, agar mampu memenuhi jadual produksi yang ditetapkan. Kekurangan kapasitas akan menyebabkan kegagalan memenuhi target produksi, keterlambatan pengiriman ke pelanggan, dan kehilangan kepercayaan dalam sistem formal yang mengakibatkan reputasi dari perusahaan akan menurun atau hilang sama sekali. Pada sisi lain , kelebihan kapasitas akan mengakibatkan tingkat utilisasi sumber-sumber daya yang rendah, biaya meningkat, harga produk menjadi tidak kompetitif, kehilangan pangsa pasar, penurunan keuntungan, dan lain-lain. Dengan demikian, kekurangan kapasitas maupun kelebihan kapasitas akan memberikan dampak negatif bagi sistem manufaktur, sehingga perencanaan kapasitas yang efektif adalah menyediakan kapasitas sesuai dengan kebutuhan pada waktu yang tepat. Di sinilah makna dari filosofi Just-In-Time (JIT) menjadi bermanfaat, sehingga sistem manufacturing modern telah mengintegrasikan praktek-praktek JIT ke dalam manajemen sistem manufaktur.

Hirarki perencanaan dan pengendalian kapasitas (capacity planning and control) dalam bidang manufacturing diurutkan dari tertinggi sampai terrendah, sebagai berikut:

1. “Resource Requirements Planning”, merupakan urutan tertinggi (hirarki pertama) dari hirarki perencanaan “prioritas-kapasitas” (priority-capacity planning hierarchy) yang menjadi tanggung jawab manajemen puncak (Direktur Manufacturing atau Chief Operating Officer = COO) secara keseluruhan berkaitan dengan tenaga kerja, target inventori, serta keterbatasan fasilitas dan pabrik. “Resource requirements planning” melakukan validasi (pengujian) terhadap “production planning” dalam hirarki tertinggi perencanaan prioritas produksi.

2. “Rough-Cut Capacity Planning”, merupakan urutan kedua dari hirarki perencanaan “prioritas-kapasitas” yang berperan dalam mengembangkan “MPS”. “Rough-cut capacity planning” melakukan validasi terhadap “MPS” yang juga menempati urutan kedua dalam hirarki perencanaan prioritas produksi, guna menetapkan sumber-sumber spesifik tertentu, khususnya yang diperkirakan akan menjadi “potential bottlenecks”.

3. “Capacity Requirements Planning (CRP)”, merupakan urutan ketiga dari hirarki perencanaan “prioritas-kapasitas” yang memberikan penilaian secara terperinci dari sumber-sumber yang dibutuhkan untuk melaksanakan pesanan-pesanan manufacturing yang diciptakan melalui proses “MRP”. “CRP” melakukan validasi terhadap “MRP” yang juga menempati urutan ketiga dalam hirarki perencanaan prioritas produksi.

4. “Capacity Control”, merupakan urutan terakhir (keempat) dari hirarki perencanaan “prioritas-kapasitas” yang berfungsi mengendalikan kapasitas. Tindakan-tindakan pengendalian meliputi: sekuens operasi (operation sequencing) dan pengendalian input-output (input-output control) yang memberikan daftar dari tugas-tugas yang telah diselesaikan dan penilaian terperinci dari output aktual dan yang direncanakan kepada “shop floor”. “Priority control (scheduling and dispatching)” memberikan umpan-balik kepada “capacity control”.

Inti dari semua perencanaan prioritas dan kapasitas di atas adalah untuk memudahkan Pengendalian Produksi dan Inventori, yang memiliki tujuan utama, dari manajemen sistem bisnis manufaktur sebagai berikut:

• Memaksimumkan “customer service level”, di mana sasaran untuk “service levels” harus ditetapkan dan kinerja diukur untuk menjamin bahwa pelayanan telah diberikan secara tepat. Beberapa elemen yang penting dalam hal ini adalah: CARFOO (Quality products, Availability when wanted or promised, Reasonable price, Fill rate for stock finished goods, On-time delivery for make-to-order or assemble-to- order, Other measures). Pengertian “customer service” dalam konteks ini adalah mencakup “external customers” yang membeli produk dan “internal customers” seperti: departemen manufacturing, “work centers”, atau “work cells” melalui menyerahkan produk-produk berkualitas tepat waktu.

• Meminimumkan “inventory investment”, di mana pengendalian yang baik akan mencapai aliran produksi yang mulus (smooth production flow) dengan inventori minimum dalam pabrik dan waktu tunggu yang pendek (short lead times). Bagaimanapun, pengendalian yang jelek dari aktivitas produksi akan membutuhkan tambahan investasi dalam inventori bahan baku (raw material) dan produk akhir (finished goods) guna mengatasi kelemahan dalam perencanaan dan pelaksanaan produksi, dengan mempertimbangkan dampak dari: “shortages”, “erratic quality”, “missed due dates”, “poor equipment maintenance”.

• Efisiensi operasi (operating efficiencies) , di mana ongkos-ongkos manufacturing harus diminimumkan guna memperoleh harga kompetitif. Pengendalian ongkos-ongkos membutuhkan operasi yang efisien dari keseluruhan organisasi. Elemen-elemen yang perlu diperhatikan dalam efisiensi operasi, adalah: FASEF (Factory supervision and indirect labor, Staff support, Equipment, Facilities). Situasi PAC (production activity control), baik atau jelek, akan mempengaruhi secara langsung terhadap CIO (Customer service, Inventory investment, Operating efficiencies) .

Informasi yang dikemukakan di atas dapat dipelajari melalui modul-modul APICS CPIM, ketika kita “mengejar” gelar professional: CPIM (Certified in Production and Inventory Management).

Categories: Kata Teman, T Mesin Tags: ,

INSINYUR INDONESIA GETARKAN AUSTRALIA, SINGAPURA, MALAYSIA

August 27, 2009 31 comments

*Roket RX-420 & CN-235 Militer:*

*Getarkan Australia, Singapura, Malaysia*

*Oleh Cardiyan HIS*

* *

*Momentum ini harus dijaga terus dan ditingkatkan sebagai kebanggaan atas
kemampuan teknologi sendiri. Jangan sampai karya insinyur Indonesia ini
dijegal justru oleh orang
Indonesia sendiri (biasa) para ekonom-ekonom
Pemerintah yang sering menganggap karya bangsa sendiri sebagai terlalu mahal
dan hanya buang-buang uang saja untuk riset ….! Inilah musuh yang
sebenarnya. Waspadailah kawan-kawan insinyur
Indonesia.*

Meski sudah berlangsung 2 pekan yang lalu, peluncuran roket RX-420 Lapan
ternyata masih jadi buah bibir. Anehnya bukan jadi buah bibir di Indonesia
yang lebih senang ceritera Pilpres, tetapi di
Australia, Singapura dan tentu
saja di negara tetangga yang suka siksa TKI dan muter-muterin Ambalat yakni
Malaysia.


Seperti diketahui roket RX-420 ini menggunakan propelan yang dapat
memberikan daya dorong lebih besar sehingga mencapai 4 kali kecepatan suara.
Hal itu membuat daya jelajahnya mencapai 100 km. Bahkan bisa mencapai 190 km
bila struktur roket bisa dibuat lebih ringan. Yang punya nilai tambah tinggi
ini adalah 100% hasil karya anak bangsa, para insinyur
Indonesia. Begitu
pula semua komponen roket-roket balistik dan kendali dikembangkan sendiri di
dalam negeri, termasuk software. Hanya komponen subsistem mikroprosesor yang
masih diimpor. Anggaran yang dikeluarkan untuk peluncurannya pun “cumaRp 1
milyar. Kalah jauh dengan yang dikorupsi para anggota DPR untuk traveller
checks pemenangan Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur BI yang
lebih dari Rp. 50 milyar. Apalagi kalau dibandingkan dengan korupsi BLBI
yang lebih dari Rp. 700 trilyun.

Mengapa malah menjadi buah bibir di Australia, Singapura dan Malaysia?
Karena keberhasilan peluncuran roket
Indonesia ini ke depan akan membawa
Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan satelit Indonesia bernama Nano
Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit
Indonesia ini nanti akan
berada pada ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik. Bila ini
terlaksana
Indonesia akan menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit
sendiri dengan produk buatan sendiri.
Indonesia dengan demikian akan masuk
member “Asian Satellite Club” bersama
Cina, Korea Utara, India dan Iran.

Nah kekhawatiran Australia, Singapura dan Malaysia ini masuk akal, bukan?
Kalau saja
Indonesia mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan
damai atau keperluan macam-macam tergantung kesepakatan rakyat
Indonesia.
Maka otomatis pekerjaan ecek-ecek bagi
Indonesia untuk mampu meluncurkan
roket sejauh 190 km untuk keperluan militer bakal sangat mengancam mereka
sekarang ini pun juga!!! Kalau tempat peluncurannya ditempatkan di Batam
atau Bintan, maka Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal kena
roket
Indonesia. Dan kalau ditempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan
Indonesia dengan Malaysia Timur, maka si OKB Malaysia tak akan pernah
berpikir ngerampok Ambalat. Akan hal
Australia, mereka ada rasa takutnya
juga. Bahwa mitos ada musuh dari utara yakni
Indonesia itu memang bukan
sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di masa depan dekat.

* *

*CN 235 Versi Militer*

Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama “nyahokehebatan
insinyur-insinyur
Indonesia. Buktinya? Tidak hanya gentar dengan roket
RX-420 Lapan tetapi mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih
jauh dari CN235 versi Militer buatan PT. DI. Juga mencermati perkembangan
PT. PAL yang sudah siap dan mampu membuat kapal selam asal dapat kepercayaan
penuh dan dukungan dana dari pemerintah.


Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut
pesawat-pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi
terlalu banyak (“cumaRp. 30 trilun untuk infrastruktur total, SDM dan
lain-lain) dan hanya jadi mainannya BJ Habibie. Tetapi mengapa Korea Selatan
dan Turki mengaguminya setengah mati? Turki dan Korsel adalah pemakai setia
CN 235 terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya. Inovasi 40
insinyur-insinyur
Indonesia pada CN 235 versi militer ini adalah penambahan
persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat mendeteksi
dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat cukup ditambah satu
saja CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang
ada) untuk mengusir kapal selam dan kapal perang
Malaysia lainnya.


Nah, jadi musuh yang sebenarnya ada di Indonesia sendiri. Yakni watak orang
Indonesia yang tidak mau melihat orang Indonesia sendiri berhasil. Karya
insinyur-insinyur
Indonesia yang hebat dalam membuat alutsista dibilangin
orang
Indonesia sendiri terutama para ekonom pro Amerika Serikat dan Eropa:
“Mending beli langsung dari Amerika Serikat dan Eropa karena harganya lebih
murah”. Mereka tidak berpikir jauh ke depan bagaimana
Indonesia akan terus
tergantung di bidang teknologi,
Indonesia hanya akan menjadi konsumen
teknologi dengan membayarnya sangat mahal terus menerus sampai kiamat tiba.

Kalau ada kekurangan yang terjadi dengan industri karya bangsa sendiri,
harus dinilai lebih fair dan segera diperbaiki bersama-sama. Misalnya para
ahli pemasaran atau sarjana-sarjana ekonomi harus diikutsertakan dalam team
work. Sehingga insinyur-insinyur itu tidak hanya pinter produksi sebuah
pesawat tetapi setidaknya tahu bagaimana menjual sebuah pesawat itu berbeda
dengan menjual sebuah Honda Jazz. Kalau ada kendala dalam pengadaan Kredit
Ekspor sebagai salah satu bentuk pembayaran, tolong dipecahkan dan didukung
oleh dunia perbankan, agar jualan produk sendiri bisa optimal karena akan
menarik bagi calon pembeli asing yang tak bisa bayar cash.

CAREER OPPORTUNITIES IN THE OIL & GAS INDUSTRY

April 28, 2009 1 comment

Saipem (43% owned by Eni) is a leader in the provision of engineering, procurement, project management and construction services for the oil & gas industry, with unique capabilities in designing and executing large-scale offshore and onshore projects. We have a strong expertise in operating in deepwater and remote areas. We have significant technological competence in gas monetization and heavy oil exploitation.
Asia Pacific has emerged as one of the key business areas for our Group. To augment the growth and expansion plans, we are looking for a dynamic and motivated individuals to join us as:

FRESH GRADUATE POSITIONS   HOLDING BACHELOR DEGREE’S IN:
1.        Civil / Structure Engineer        CIVIL/STRUCTURAL ENGINEERING
2.        Electrical Engineer                  MECHANICAL ENGINEERING
3.        Mechanical Engineer               OCEAN ENGINEERING
4.        Methods Engineer                  ELECTRICAL ENGINEERING

Good knowledge of written and oral English

The Company offers excellent global career opportunities. For detailed company information, kindly visit http://www.saipem. eni.it. Interested candidates shall apply to: recruitment@ saipem.co. idThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it   stating position applied for in the subject e-mail. We regret that only short-listed candidates will be notified.

The PT. Saipem Indonesia Presentation
will be held on
Location     :  R.303 Engineering Center , Faculty of Engineering
Date          :  Friday,1st May,2009
Time          :  09.00 – finish
Agenda      : Presentation, Collecting CV, First stage Interview

Applicant’s qualification:
1.        Fresh Graduate or Min. 6th Semester of Engineering (Civil /Structure, Mechanical and Electrical)
2.        Min GPA 3.00

For all UI Student who has fulfilled the qualification above shall apply through SECRETARIAT CDC – UI or email cdc.global.ui@ gmail.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it   before 30st April 2009 and in the same time also able to send their application to recruitment@ saipem.co. idThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Categories: Lowongan, T Mesin Tags: ,

Training Gratis Oil n Gas => Training Informal Prosper IPM

April 27, 2009 2 comments
Originally Posted by GodFrey View Post
Salah satu Dosen Terbang Pengurus DosenMigasNgawur dot com, yaitu abang DAT mau berniat baik membagi-bagikan ilmu secara gratis lewat Training Informal Prosper IPM. Rencanya training ini akan dilaksanakan pada hari Kamis, 07 Mei 2009. Tempat fixed nya belum dapat dipastikan. Jadi untuk sementara, yang mau daftar training bisa reply ke ramadhana@gmail. com dengan format seperti ini:

Nama :
No. HP :
Universitas / Tempat Kerja :
Subject :

Subject adalah kira-kira subject seperti apa yang kawan-kawan butuhkan untuk dibahas, khususnya yang berkaitan dengan prosper, jadi nanti bisa saya summary kan dan dikirimkan ke pak dosen DAT.

Ok kawan-kawan, ditunggu emailnya, saat ini peserta yang sudah terdaftar 20 orang, no HP diperlukan untuk konfirmasi tempat nantinya. Terima Kasih.

nogososro: Bagi yang serius dan mau jadi ahli Reservoir Simulation dimasa datang buruan daftar, peserta dibatasi…

PROSPER is a well performance, design and optimisation program for modelling most types of well configurations found in the worldwide oil and gas industry today.

PROSPER can assist the production or reservoir engineer to predict tubing and pipeline hydraulics and temperatures with accuracy and speed. PROSPER’s sensitivity calculation features enable existing well designs to be optimised and the effects of future changes in system parameters to be assessed.

PROSPER is designed to allow building of reliable and consistent well models, with the ability to address each aspect of well bore modelling viz; PVT (fluid characterisation) , VLP correlations (for calculation of flowline and tubing pressure loss) and IPR (reservoir inflow).
By modelling each component of the producing well system, the User can verify each model subsystem by performance matching. Once a well system model has been tuned to real field data, PROSPER can be confidently used to model the well in different scenarios and to make forward predictions of reservoir pressure based on surface production data.
With PROSPER detailed flow assurance can be studied at well and surface pipeline level.

PROSPER provides unique matching features which tune PVT, multiphase flow correlations and IPR to match measured field data, allowing a consistent model to be built prior to use in prediction (sensitivities or artificial lift design).

Production System Analysis:
• Inflow performance models (IPR)s
• Horizontal well with pressure drop in well
• Multi-layer with pressure drop in well
Hydraulic fracture
• Time dependant IPR
• Multi-laterals
• Dual porosity
• Outflow
• Pipe stability calculations
• Proprietary well pressure drops model –
• PVT – Oil, Gas, Condensate – Black Oil or Fully Compositional
• Tubing and pipeline quality check
Sensitivity analysis

Well Types
• Gas, oil, water, condensate, steam, injection wells
• Naturally flowing
• Artificially lifted
• Multi-layer
• Multi-lateral
• Angled and horizontal

Artificial Lift System Analysis and Design
• Electric Submersible Pump
– ESP
• Gas Lift
• Hydraulic Pumps – HSP
• Progressive Cavity Pumps – PCP
• Jet Pumps
• Beam Pumps – Rod

Categories: T Mesin Tags: ,

Tips Memulihkan Silinder & Piston Aus

Pemakaian kendaraan selama periode tertentu akan menimbulkan keausan di komponen mesin, seperti di piston maupun di silinder, yang mengakibatkan kompresi  berkurang,  mesin tidak bertenaga, suara mesin menjadi kasar, tarikan berat, dan berasap (ngebul).

Problem ini bisa diatasi tanpa harus turun mesin, yaitu dengan menggunakan Nano Energizer, sebuah produk Korea Selatan berteknologi nano ceramic yang mampu melapisi (coating) bagian-bagian mesin yang telah aus.

Apakah Nano Energizer Itu?

Nano Energizer adalah partikel nano yang berukuran sangat kecil 20-25 nano (1 micron = 1000 nano). Partikel nano akan bekerja di dalam mesin secara optimal dengan memanfaatkan panas dan tekanan saat mesin bekerja.

Bagian mesin yang sudah aus akan diisi oleh partikel nano secara berlapis (coating) sehingga membentuk membran yang sempurna di seluruh permukaan bagian dalam mesin. Nano Ceramic Coating memiliki kekutana 20x lebih kuat daripada baja. Sehingga tidak hanya berfungsi memperbaiki bagian mesin yang aus, melainkan juga memulihkan kondisi dan tenaga mesin ke tingkat semula serta memperpanjang umur mesin secara signifikan.

Bagaimana Nano Energizer Bekerja Memulihkan Silinder & Piston yang Aus?

Review Pemakaian Nano Energizer

Iinfo lengkap: http://www.nanozr.co. id

Categories: Kata Teman, T Mesin Tags: ,