Archive

Archive for the ‘1’ Category

Promosikan Blog / Situs Anda

February 23, 2010 3 comments

“HANYA BAGI YANG SANGAT BUTUH TRAFIK”
Saran saya….halaman ini sebaiknya anda save dulu. Dan luangkan waktu untuk membacanya saat off-line…. Jika anda tidak butuh trafik, anda boleh meninggalkan halaman ini…. Namun, jika anda sangat butuh trafik ada baiknya anda membaca artikel ini sampai selesai…

Perkenalkan saya adalah webmaster dari Belajar di Internet, dan di dalam artikel ini saya akan memperkenalkan kepada anda sebuah system viral link. Saya sudah banyak menerima tawaran viral link, dan semuanya saya tolak. Mengapa? Saya menolak karena viral link yang datang selama ini memiliki banyak kelemahan. Hal itu dikarenakan Viral link dibuat oleh orang-perorang dalam bentuk artikel. Namun, baru-baru ini saya bertemu dengan system ini secara tidak sengaja, dan setelah saya pelajari sistem viral link ini menutupi kelemahan mayoritas viral link selama ini.

Baiklah, sudah cukup berbicara tentang saya. Sekarang kita akan berbicara mengenai keuntungan yang dapat dtawarkan oleh sistem ini kepada anda. Namun sebelum anda lanjut, mungkin anda bertanya-tanya mengapa anda membutuhkan trafik? Inilah alasannya.

Trafik adalah salah satu indikator yang digunakan google dan search engine lainnya untuk menentukan seberapa penting blog atau website anda.
Trafik juga menjadi indikator bahwa blog anda adalah blog yang terpercaya, sehingga anda akan jauh lebih mudah meraih posisi di halaman pertama Google.
Jika anda sedang mengikuti program posting berbayar maka anda amat sangat memerlukan trafik melebihi anda memerlukan Pagerank. Jika Alexa anda di atas 300.000, maka anda akan sangat mudah memenangkan bid (tawar menawar) dengan pengiklan.

Ok, akan sangat sulit bagi saya untuk menjelaskan kelebihan program ini, sebelum saya menjelaskan cara bermainnya. Saya pastikan cara ini lebih mudah daripada blogwalking setiap hari. Coba hitung berapa waktu yang anda habiskan setiap harinya untuk blogwalking??? Dan berapa banyak yang bisa anda undang setiap kali anda blogwalking??? Saya juga blogwalking, dan mungkin itu akan menjadi kegiatan harian hanya untuk mempertahankan posisi alexa rank anda….

Di sistem ini ada beberapa tindakan yang perlu anda lakukan. Lakukanlah tanpa menutup halaman ini (soalnya ini adalah panduan bahasa Indonesia anda).

Segeralah menuju ke halaman 1millionfreehits.com
Segeralah geser halaman dari webpage ini ke bawah sampai anda menemukan tampilan seperti ini (7 gambar thumbnails)

Kaki Lima SubangKlik kanan di setiap gambar thumbnails dan pilihlah pilihan untuk membuka di tab baru (open in a new tab). Sehingga terbuka 7 tab baru
Di atas jendela setiap Tab akan ada Bar berwarna biru dengan tulisan “AD CODE GENERATION….please wait”. Tunggulah sampai muncul kode angka.

Letakkan kode angka yang anda temukan sesuai urutan pada kolom-kolom di bawah gambar thumbnail

Masukkan data anda pada formulir berikut dan klik submit

Buka alamat e-mail yang anda masukkan pada formulir tadi dan cari e-mail dari 1millionfreehits.com. Isi e-mail akan terlihat seperti ini…


Lalu klik link yang dilingkari merah
Anda akan masuk ke halaman ucapan selamat ini

Catat ID dan Password anda kemudian klik MEMBER ADMIN AREA yang dilingkari merah
Anda akan masuk ke halaman login ini

Masukkan ID dan Password anda kemudian klik submit. Anda akan dibawa ke halaman berikut….


Yang dilingkari merah adalah URL keanggotaan anda yang perlu anda catat. Kemudian yang berwarna biru adalah kotak yang dapat anda gunakan untuk memantau perkembangan sistem anda.

Tampilan inilah yang akan anda gunakan untuk mengukur pertumbuhan sistem ini

Sekarang anda perlu mempromosikan link keanggotaan anda, layaknya viral service yang lain. Buatlah blog seperti yang sedang anda baca saat ini. Blognya haruslah blog baru dan tidak ada hubungannya dengan blog yang anda ingin promosikan(PENTING!!!). Isilah blog itu dengan artikel semacam ini, tapi jika anda malas, silahkan Copy Paste artikel ini.

catatan bagi yang copy paste:

Pada tahap pertama di atas ada sebuah link, link itu adalah link keanggotaan saya, harap ganti dengan link anda sendiri

Untuk Copy Paste, sorot saja semua bagian artikel ini (ingat hanya artikel saja) dan copy. Semua text dan gambar akan otomatis tercopy dan bisa dipaste di ENTRI BARU Blogger.com

Sekarang masuklah ke blog yang anda promosikan (blog utama anda) kemudian pasang link di sidebar anda yang menuju ke URL keanggotaan anda (URL keanggotaan di e-mail anda). (PENTING!!!).

Baiklah sekarang saya akan menjelaskan keunggulan program ini dibandingkan program viral lainnya.

1. Program ini adalah program berbahasa inggris sehingga anda bisa mengajak blogger luar negeri untuk bergabung. (jika anda butuh versi bahasa inggris dari blog promosi, silahkan copy paste versi bahasa Inggris di sini)
2. Program ini mengharuskan pesertanya mengklik thumbnail untuk mendapatkan kode, jadi pasti pertambahan anggota akan menghasilkan traffic bagi anda. Program viral lain hanya menawarkan baclink dan tidak ada jaminan anggota baru mengklik link anda. Program ini tidak hanya menawarkan backlink, tapi juga menawarkan trafik yang membantu Alexa Rank anda.

Berapa banyak trafik itu:

Perhatikanlah bahwa ada 6 thumbnail, setiap kali ada yang mendaftar maka dia akan menempati urutan pertama, dan jika ada referal baru mendaftar dia akan turun ke peringkat 2, dst. Anggap saja masing-masing kita mengajak 10 orang saja (sangat mungkin lebih), maka jumlah kunjungan dan backlink anda adalah:

Di posisi 1: 10 link dan kunjungan

Di posisi 2: 100 link dan kunjungan

Di posisi 3: 1000 link dan kunjungan

Di posisi 4: 10000 link dan kunjungan

Di posisi 5: 100000 link dan kunjungan

Di posisi 6: 1000000 link dan kunjungan

Bisakah anda membayangkan jika blog anda dikunjungi 1.000.000 orang dan mendapat 1.000.000 backlink (one-way backlink!). Berapa alexa rank, pagerank dan link popularity anda? Luar biasa besarnya! Tidak akan ada yang menolak bid anda. Banyak yang akan meminta memasang iklan di blog anda, dan itu berarti income dalam jumlah yang besar. Hanya saja anda memang perlu repot melakukan yang diterangkan di sini.

Perhatian: sifat sistem ini mirip bisnis jaringan tapi sebenarnya sangat berbeda, karena tidak akan ada istilah jenuh. Mengapa? Karena setiap saat muncul blog baru, bahkan anda bisa menjadi anggota dari anggota anda sendiri, dengan mendaftarkan blog yang berbeda. Dengan kata lain skemanya bukan piramid melainkan jaring laba-laba

Dapatkah anda melihat angka di atas? Banyak artikel viral link yang diedarkan mengatakan bisa mendapat jutaan link padahal mereka hanya bermain di Indonesia. Blogger serius di Indonesia tidak sebanyak itu….

3. Backlink yang lebih berkualitas. Mengapa?

Apakah anda memperhatikan bahwa di atas anda diminta untuk membuat backlink dari blog utama anda ke halaman URL keanggotaan anda. Hal ini ditujukan untuk membantu search engine mengindeks halaman keanggotaan anda ini. Untuk 1 link keluar yang menuju URL keanggotaan anda ini, anda berpotensi mendapatkan 1.000.000 backlink yang one way backlink.

Apakah anda merugikan orang lain (mencuri Pagerank orang lain). Tentu tidak! Backlink anda akan berasal dari URL keanggotaan orang tersebut dan bukan berasal dari URL blog utama orang tersebut.

Berapa nilai Backlink dari halaman keanggotaan itu? Meskipun PRnya sangat kecil, namun karena jumlah link yang ada Cuma 7 biji, maka nilai PR yang ditawarkan lebih baik daripada PR yang diperoleh dari blog dengan PR2 yang memiliki 150 link dalam 1 halamannya (Peserta link exchange).

Apakah anda tahu bahwa artikel MLM backlink tidak banyak menguntungkan anda? Mengapa?

Artikel itu ditulis berulang-ulang dan anda harus mempostingnya pada blog utama anda. Bukanlah hal yang baik memiliki artikel yang ditulis berulang-ulang (plagiat) di dalam blog anda.
Link anda dipasang di artikel yang belum tentu akan terindeks oleh Google. Artinya belum tentu jadi backlink, dan sangat sulit mendatangkan trafik. (jarang yang mengklik)
Artikel MLM backlink belum tentu senada dengan tema blog anda, sehingga bisa mengganggu keyword anda saat masih menghuni homepage anda.
Sistem ini memberikan anda alat yang dapat anda gunakan untuk memantau perkembangan, berbeda dengan artikel MLM backlink yang tidak terpantau sama sekali.

Jika anda benar-benar membutuhkan trafik dan backlink, maka menurut saya pribadi, cara ini bisa membantu anda. Tinggal mempromosikannya dengan baik ke minimal 10 orang. Jika anda benar-benar ingin melakukan semua prosedur ini, maka akan memakan waktu sekitar 1 jam, yang terdiri dari 10 menit pendaftaran, 20 menit membuat blog promosi, dan 30 menit untuk mempromosikannya ke teman-teman anda. Biarkanlah mereka menentukan apakah mereka membutuhkan Trafik dan Backlink ini. Namun jika anda membaca sampai di titik ini, maka tidak ada keraguan lagi anda MEMANG MEMBUTUHKAN TRAFIK DAN BACKLINK.

Senang sekali anda mau membaca artikel ini.

Categories: 1 Tags: ,

Lemahnya Eksekusi, Biang Kerok Kegagalan Bisnis

(managementfile – Strategic) – Ketidakdisiplinan dalam melakukan eksekusi strategi bisnis ternyata yang menjadi biang kerok kegagalan dalam mencapai sebuah target usaha.

Penulis buku “Execution: The Dicipline of Getting Things Done” asal India, Ram Charan mengatakan, 70 persen penyebab kegagalan strategi yang utama disebabkan oleh lemahnya eksekusi.

Pernyataan Ram diperkuat oleh Board of Partners Dunamis Organization Services, Agi Rachmat, yang menegaskan bahwa lemahnya eksekusi menjadi tantangan perusahaan atau organisasi saat ini, termasuk di Indonesia.

Ia menyebutkan bahwa hampir semua bagian dalam sebuah perusahaan atau organisasi mampu membuat strategi yang, menurut dia, “sophisticated” untuk mencapai tujuan. Namun hasil akhirnya sering mengalami kegagalan.

Jelas jika berdasarkan pada analisa FranklinCovey, organisasi jasa pelatihan pengembangan kepemimpinan asal Amerika Serikat (AS), kegagalan mencapai target bukan karena salah strategi maupun perencanaan tetapi karena ketidakdisiplinan dalam mengeksekusi hal-hal yang telah ditetapkan sejak awal.

Untuk menghilangkan kebingungan mengenai apakah eksekusi itu, Agi menjelaskan bahwa eksekusi merupakan disiplin dalam mencapai hal yang dianggap penting.

Dalam sebuah perusahaan atau organisasi, seorang eksekutor lah yang berkewajiban mengawal strategi yang dibuat untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

“Artinya seorang pemimpin yang ingin target perusahaannya tercapai harus menjadi eksekutor yang mau `mengawal` strategi yang telah dibuat dan memastikan berhasil,” ujar Agi.

Karena itu, lanjut dia, seorang pemimpin tidak hanya hebat dalam membuat strategi tetapi juga wajib mampu melakukan eksekusi.

Beberapa hal yang sering kali menggagalkan eksekusi yakni tidak tahu tujuan yang ingin dicapai, tidak tahu bagaimana mencapai tujuan, tidak memiliki ukuran yang memantau progres pencapaian, dan tidak saling bertangung jawab.

Transparan pada karyawan

Peneliti dan pengajar di University of West Indies, Carribean, yang juga menjadi Eksekutif Direktur Pusat Penelitian Tingkat Lanjut FranklinCovey, Dean Collinwood mengatakan sering kali seorang karyawan tidak mengetahui apa yang hendak dicapai sebuah perusahaan.

“Coba tanyakan pada `office boy` soal target perusahaan kita tahun ini, coba tanyakan tukang kebun target kita tahun ini, pasti mereka tidak tahu,” ujar Collinwood.

Padahal untuk mencapai sebuah target semua karyawan harus mengetahui apa target kongkrit yang ingin dicapai, ucap dia.

“Bukan pimpinan yang akan mencapai target itu, tapi karyawan yang akan membantu dia mencapai target itu. Jadi karyawan perlu tahu berapa profit yang ingin dikejar perusahaan tahun ini,” tegas Collinwood.

Berkaca pada pengalaman sebuah BUMN tambang batubara Meksiko yang produksinya mencukupi 10 persen kebutuhan batubara di dalam negeri. Ia mengatakan di saat kebutuhan batubara untuk pembangkit listrik meningkat, produksi BUMN tersebut justru turun drastis.

Collinwood menegaskan tidak ada transparansi dari perusahaan kepada karyawannya tentang target yang ingin dicapai, dan lebih parah lagi tidak ada transparansi tentang kondisi perusahaan saat itu.

“Sampai akhirnya manajemen membiarkan karyawan mengetahui kondisi perusahaan, dan mengetahui target perusahaan. Mereka (manajemen) menempelkan hasil capaian produksi perusahaan di dinding sebelum masuk ke dalam tambang, dan ini membangun motivasi pekerjanya,” ujar Collinwood.

Transparansi tersebut, menurut dia, tidak saja menular pada karyawan tetapi juga keluarga karyawan. Sehingga keluarga karyawan terbiasa membuat perencanaan, target, dan mengeksekusinya sendiri

“Hasilnya BUMN tambang batubara ini berhasil menaikan produksinya tiga kali lipat,” ujar dia.

Collinwood mengatakan pimpinan tertinggi BUMN itu turun tangan langsung memberikan pelatihan kepada karyawannya tentang cara melakukan eksekusi strategi target perusahaan.

“Bagi pimpinan memberikan pelatihan langsung ke karyawannya merupakan bentuk eksekusi strategi,” ujar dia.

Pahami inti bisnis

Menjalankan bisnis dengan sepenuh hati menurut Agi Rachmat merupakan hal paling penting. Dan jika kegagalan eksekusi berulang kali terjadi, Agi mengatakan sebuah pertanyaan perlu dilontarkan pada seorang pemimpin. “Pahamkah anda akan bisnis anda sendiri?”

Pertanyaan tersebut, menurut Agi, perlu dijawab oleh seorang pemimpin.

FranklinCovey yang telah mengembangkan pengukuran untuk mengukur seberapa baik suatu organisasi dan unit kerjanya dalam menyelesaikan atau mengeksekusi tujuan dan sasaran pentingnya dengan sukses melalui angka “execution quotient” (xQ).

FranklinCovey juga menetapkan angka indikator nol (buruk sekali), 1-40 (tidak bagus), 41-74 (sedang/medioker) , 75-99 (bagus), 100 (sempurna).

Dari ratusan perusahaan yang disurvei, Agi mengatakan 10 perusahaan dengan nilai tertinggi mendapat nilai indikator 78, yang berarti bagus.

Namun, berdasarkan suvei FranklinCovey di berbagai benua, nilai tertinggi 10 perusahaan tersebut belum mampu menyaingi perusahaan-perusaha an multinasional yang kini mampu “mengglobal”.

Survei di Asia Pasifik diperoleh nilai indikator tertinggi 84, di Amerika Serikat diperoleh angka tertinggi 85, sedangkan rata-rata global diperoleh angka 81.

Untuk itu, menurut Dean Collinwood, jika ingin menjadikan “great” perusahaan, dimana memperhatikan performa bukan sekedar profit, mendambakan loyalitas konsumen bukan sekedar kepuasan, menginginkan karyawan mencurahkan hati dan pikiran untuk perusahaan bukan sekedar keberadaan fisik di kantor, dan komitmen memberikan hal berharga untuk Indonesia bukan sekedar bisnis belaka, maka eksekusi strategi atau perencanaan menjadi hal yang wajib dijalankan.

Sumber : www.managementfile. com

Categories: 1 Tags:

Menjadikan Konsumen Sebagai Pemasar

January 21, 2010 1 comment

Apakah kegiatan pemasaran yang efektif harus dilakukan melalui iklan atau promosi ? Mungkinkah kita bisa melakukan pemasaran tanpa pemasaran? Dapatkah kita menjadikan konsumen sebagai pemasar kita? Itulah ide dasar Brand Hijack. Alex Wipperfurth, penulis buku Brand Hijack, Marketing without Marketing mendefinisikan brand hijack sebagai pengambilalihan merek oleh konsumen. Untuk menciptakan merek yang diambil alih, ada dua elemen penting yang diperlukan yaitu merek itu sendiri dan konsumen.

Peran Merek
Calon merek yang diambil alih harus menawarkan suatu terobosan baru serta menjadi bagian dari gaya hidup, asosiasi atau aktivitas, dimana pemain pertama biasanya akan menjadi trend setter. Merek yang diambil alih juga harus memiliki kualitas. Kualitas bukan berarti semata teknologi yang lebih baik, melainkan pengalaman yang lebih baik.

Konsumen juga bukan lagi sekedar target pasar, melainkan partner. Sementara merek biasa hanya memperhitungkan volume penjualan dan keuntungan semata, merek yang diambil alih mengorbankan volume dan keuntungan pada awalnya guna mendapatkan orang yang tepat untuk memiliki pengalaman terhadap produk tersebut. Sementara merek biasa ditujukan untuk semua orang, merek yang diambil alih memiliki sejumlah rintangan bagi orang untuk mendapatkannya sehingga konsumen akan lebih mencintainya. Salah satu contoh adalah para penggemar fanatik merek Louis Vuiton yang rela mengantri demi mendapatkan merek yang mereka cintai.

Peran Pemasar
Selanjutnya, elemen kedua adalah konsumen yang mengambil alih merek tersebut. Ada sekelompok konsumen yang sangat fanatik terhadap suatu merek. Ada konsumen Nike ataupun Harley yang rela menato tubuhnya dengan logo produk tersebut. Kelompok ini disebut brand tribe yaitu sekelompok orang yang memiliki ketertarikan terhadap merek tertentu serta menciptakan nilai sosial paralel dengan nilai pribadi, ritual, kosa kata dan hierarkinya. Dengan demikian, riset pasar bukan hanya untuk wawancara biasa, melainkan harus mencakup antropologi untuk mengerti sub-budaya, ritual serta budaya konsumsi. Komunitas merek ini merupakan tren sosial yang berkembang saat ini.

Mengubah konsumen dari pemakai biasa menjadi orang yang fanatik terhadap merek. merupakan suatu perjalanan. Konsumen tersebut awalnya hanya sebagai anggota. Tahapan berikutnya, konsumen mengalami brandwash. Setelah itu, anggota brand tribe tersebut membantunya menciptakan sosial paralel. Akhirnya, konsumen tersebut mengikuti semua program yang ditawarkan merek tersebut. Sang merek memprogram apa yang dipikirkan serta dilakukan anggotanya.

Perjalanan menuju merek yang diambil alih terdiri dari tiga fase:

Fase pertama adalah tribal marketing, yakni pelanggan awal (early market) mengembangkan produk mereka. Pelanggan awal juga merupakan promosi yang baik melalui ‘word of mouth’ sekaligus membentuk jaringan atau komuniti. Dengan demikian, memilih pasar awal yang baik, yang memiliki keahlian, waktu serta penghargaan terhadap merek merupakan hal yang kritis.

Fase kedua adalah ko-kreasi. Setelah pelanggan awal tersebut terbentuk, mereka akan mengambil alih pesan dari merek tersebut.

Pada fase berikutnya, pasar utama yang besar telah siap mengadopsinya. Pada tahap ini, yang harus dilakukan adalah menjaga momentumnya. Saat ini, fokus kita bukan lagi hanya apakah merek itu ataupun apa yang dilakukan merek itu, tetapi sudah menawarkan fungsi budaya, yakni apakah arti merek itu. Ide dasar yang hendak dikemukakan adalah: menjadikan konsumen sebagai pemasar, serta menjadikan merek kita sebagai budaya.

Sumber : www.managementfile. com

Categories: 1 Tags:

Pelajaran 3G untuk 4G dan UKM

Khusus untuk Pemerintah/Regulato r dan Operator

Ya akhir2 ini kita memang dilibatkan dengan diskusi hangat mengenai pita lebar, khususnya mau dipakai untuk WiMAX 16d atau 16e kah.

http://telephonyonl ine.com/3g4g/ commentary/ applying- 3g-lte-0105/

Ulasan yang disampaikan dalam URL di atas adalah peringatan mengenai pengalaman telekomunikasi bergerak 3G di negara maju, yang digembar-gemborkan tetapi belum siap sehingga teknologi di bawahnya dipakai sementara pita lebarnya tak sepenuhnya terpakai. Tentunya dengan demikian jaringan tak digunakan optimal, dan investasi
yang ditanamkan tak optimal hasilnya.

Nah, disini diingatkan agar hal tsb tidak terulang dengan implementasi 4G, yaitu WiMAX 16m (bukan 16e) dan LTE.

Bagi Indonesia yang jaringan pita lebarnya untuk 3G saja belum bisa menampung kualitas 3G yang dipersyaratkan (baru setaraf GSM yang 2G), akan menghadapi masalah tambahan dibandingkan negara maju. Dan oleh karena itu cara penyelesaian suatu negara berkembang seperti Indonesia juga harus lebih jeli lagi, dan menjauhi hanya meniru teknologi yang sedang ramai ditawarkan. Sebaiknya kita tidak latah dan terlalu tergiur macam2 fasilitas kenikmatan yang ditawarkan suatu teknologi bisa diterapkan begitu saja.

Sebaiknya kita jangan berilusi untuk 4G bila jaringan dan kualitas untuk 3G belum terjangkau.
Sebaliknya bila jaringan 3G telah menjangkau pelanggan secara nasional dengan skala besar, pada saat 4G diperkenalkan maka pelanggan sudah siap, dan dengan demikian meringankan investasi bagi operator karena
pendapatan dari pelanggan 4G cukup banyak untuk menawarkan akses yang terjangkau.

Bagi Indonesia sebagai negara berkembang yang kualitasnya jaringannya yang baik masih sepotong-sepotong, masih angin-anginan, diperlukan keteguhan hati, persistensi, untuk menjangkau pemerataan jaringan nasional secepatnya. Proyek KPU (Kewajiban Pelayanan Universal) adalah sangat penting agar pelanggan tidak hanya di kota tetapi juga sampai ke desa yang menjadi basis produksi nasional kita. Tetapi itu tidak akan tercapai dengan baik kalau tidak didukung oleh pita lebar yang memungkinkan akses internet yang murah. Dan pita lebar tidak akan bisa masuk desa kalau Indonesia tidak segera menyelesaikan jaringan tulang punggung berkapasitas tak terbatas (ordo
ratusan Gbps hingga Tbps), yang benar-benar merupakan Ring, cincin, dari Barat sampai Timur (dan Timur sampai ke Barat) menjajar pulau-pulau, yaitu Ring Palapa.

Yang perlu dipertimbangkan khususnya oleh regulator dan operator adalah apakah jaringan dan teknologi terkait sudah bisa optimal apa tidak. Bila tidak, maka hanya menimbulkan kerugian dalam investasi bagi operator.
Dan dengan berkembangnya teknologi setiap 3-4 tahun, operator akan keteteran mengikutinya dan harus menysusutkan perangkatnya yang sudah terpasang dengan cepat.

Oleh karena itu wakil operator dalam milis2 harus ikut bicara sehingga pemerintah dan regulator tidak cicing wae (diam saja) mendengarkan masyarakat dan produsen perangkat berdebat dan memberikan iming-iming,
yang tentunya menginginkan barangnya dibeli. Dengan demikian akan ada perimbangan kepentingan dalam masukan ke pemerintah/regulato r. Contoh adalah bahwa walaupun terminalnya murah, belum tentu akan mengarah pada jaringan keseluruhan yang murah (yang akhirnya harus ditanggung pelanggan).

Lebih lanjut para eksekutif operator agar menempatkan kehadiran ke Study Group ITU-T dan ITU-R terkait, sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi perusahaan dalam meraih keunggulan masa depan.

Akhirnya saya menyarankan agar pemerintah/regulato r memberikan perhatian serius kepada UKM-UKM telekomunikasi/ IT kita, yang banyak diantaranya telah terbukti menghasilkan perangkat2 yang canggih dan memiliki nilai tambah tinggi dengan kemampuan R&D yang tidak kepalang dibina dari bawah (from scratch), bukan karbitan!
[Menurut saya hanya UKM-UKM yang bisa melawan kompetisi Cina saat ini
dan masa depan! Mengapa? Mereka lebih luwes, dan cepat dalam
mengadaptasi diri secara ekonomis].
Namun, kalau barang2 mereka tidak segera dibeli akan kehabisan nafas
ditengah jalan (sementara yang di Cina difasilitasi penuh pemerintah).
Yang lebih parah lagi adalah bahwa ahli-ahli peneliti mereka yang ideal
sekalipun, demi Nusa dan Bangsan dsb, tidak akan dapat bertahan terus
(keluarga mereka harus makan) dan akhirnya hijrah ke negara2 tetangga.
Sayang, bukan?!

Bagi UKM-UKM dan juga para operator yang akan membeli hasil IDN para
UKM, sangat penting memperoleh peta teknologi yang ditentukan
pemerintah/regulato r sehingga mereka yakin bahwa pemerintah/regulato r
tidak akan merubah-rubahnya untuk jangka waktu tertentu sampai
produksinya mencapai skala ekonomi.
Bila ini tidak dijamin maka para UKM akan terus berkutat dengan R&D
jangka pendek, yang tentunya nilai tambahnya terbatas, dan tidak akan
menjadi skala ekonomi, oleh karena para operator tidak yakin akan niat
pemerintah sehingga tidak akan membelinya.
Jadi memang diperlukan sinergi antara pemerintah/regulato r, IDN
khususnya UKM-UKM (sinergi antara para UKM sehingga ada pembagian
sasaran), dan operator.

Dukungan untuk UKM ini memang tidak bisa oleh satu Departemen, melainkan
memperoleh dukungan dari seluruh Kabinet, namun inisiatif bisa dimulai
dari Departemen mana saja, termasuk MenKominfo dan atau Menteri UKM,
Industri, BPPT, dsb.

Salam, APhD

Categories: 1, Info IT Tags:

Research IT dana Internasional ….. Apply for an ISIF grant now!

ISIF Grant Program Invites Applicants
____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Applications for the Information Society Innovation Fund (ISIF) 2010
grant round are now open. Launched in 2008, the ISIF grant program aims
to stimulate creative solutions to ICT development needs in the Asia
Pacific region
.

The program provides grants of up to AUD 40,000 per project that help
advance local and regional initiatives that introduce, improve, and
apply Internet and other digital communications technologies for the
benefit of Asia-Pacific users and communities. This year’s round of
funding will benefit about 8 to 10 projects.

ISIF is a joint initiative between the Canadian International
Development Research Centre
(IDRC), the Internet Society (ISOC), and the
Asia Pacific Network Information Centre (APNIC). It is proudly sponsored
by the DotAsia Organization, the registry operator for the .ASIA
top-level domain.

The overwhelming success of the first round of applications reflects the
importance of technological innovation in today’s challenging market
circumstances, especially for developing economies.

Karen Rose, ISOC Director of Education and Programmes stated: “We
received many strong proposals from a diverse pool of applicants in the
inaugural year of the ISIF program. We hope to have similar success this
year, and strongly encourage new applicants to submit proposals for ISIF
funding, as well as revised submissions from applicants that were
unsuccessful last year.”

Project proposals from Asia Pacific-based public or private sector
organizations
, university, or research and development institutions and
non-government organizations will be considered. Applications must be
aligned with ISIF program objectives, selection criteria, and
administrative guidelines. For example, project results must be shared
as stated in the ISIF copyright and license scheme.   Individuals are
not eligible for grants.

“The ISIF grants program is a great opportunity for innovation in the
Asia Pacific. We hope that with the global Internet community facing the
prospect of IPv4 depletion in the next few years, some 2010 grant
applications will feature projects that assist the adoption of IPv6 in
the region,” said Paul Wilson, Director General of APNIC.

Applications for the 2010 grant round closes on 31 July 2009. Grants
will be made on a competitive basis and successful applicants will be
required to make project details, outcomes, and findings publicly
available.

Complete information on the project and how to apply is available on the
ISIF website at http://www.isif.asia.

For more information:

Sylvia Cadena | ISIF Program Officer | info@isif.asia | http://www.isif. asia

Categories: 1

Info Angkot Jakarta

METROMINI
> * 001 rute Senen – RS Islam Cempaka Putih – Taman Solo
> * 003 rute Senen – Cempaka Putih – Rawamangun
> * 005 rute Senen – Johar Baru – Mardani
> * 007 rute Senen – Cempaka Mas – Semper
> * 010 rute Senen – Kemayoran – Sunter
> * 011 rute Senen – Kemayoran – Bendungan Jago
> * 015 rute Senen – Sabang – Setiabudi
> * 017 rute Senen – Cikini – Manggarai
> * 023 rute Tanjung Priok – Cilincing
> * 024 rute Tanjung Priok – Sunter – Senen
> * 029 rute Kota – Pademangan – Sunter
> * 030 rute Kota – Pluit – Muara Angke
> * 041 rute Pulo Gadung – Tugu – Tanjung Priok
> * 042 rute Pulo Gadung – Penggilingan – Perumnas Klender
> * 043 rute Pulo Gadung – Pondok Ungu – Seroja
> * 044 rute Pulo Gadung – Penggilingan – Pulo Gebang
> * 045 rute Pulo Gadung – Jatiwaringin – Pondok Gede
> * 046 rute Pulo Gadung – Utan Kayu – Kampung Melayu
> * 047 rute Senen – Cempaka Putih – Pondok Kopi
> * 049 rute Pulo Gadung – Utan Kayu – Manggarai
> * 050 rute Kampung Melayu – Duren Sawit – Perumnas Klender
> * 052 rute Kampung Melayu – Buaran – Stasiun Cakung
> * 053 rute Kampung Melayu – Condet – Kampung Rambutan
> * 054 rute Kampung Melayu – Kalimalang – Pondok Kelapa
> * 058 rute Cililitan – Pondok Bambu – Perumnas Klender
> * 060 rute Manggarai – Tebet – Kampung Melayu
> * 061 rute Manggarai – Bukit Duri – Kampung Melayu
> * 062 rute Manggarai – Pancoran – Pasar Minggu
> * 064 rute Pasar Minggu – Kalibata – Cililitan
> * 069 rute Blok M – Kyai Maja – Kreo – Ciledug
> * 070 rute Blok M – Pos Pengumben – Joglo
> * 071 rute Blok M – Tanah Kusir – Kodam Bintaro
> * 072 rute Blok M – Pondok Indah �€” Lebak Bulus
> * 074 rute Blok M – Tanah Kusir – Rempoa
> * 075 rute Blok M – Mampang – Pasar Minggu
> * 076 rute Blok M – Cilandak – Kampung Rambutan
> * 077 rute Blok M – Kemang – Ragunan
> * 078 rute Blok M – Mayestik – Kebayoran Lama – Cidodol
> * 079 rute Blok M – Fatmawati – Lebak Bulus
> * 082 rute Kalideres – Kamal – Kapuk – Grogol
> * 084 rute Kalideres – Pluit – Kota
> * 085 rute Kalideres – Permata Hijau – Lebak Bulus
> * 091 rute Batusari – Tanjung Duren – Citraland – Grogol – Roxy Mas – Tanah Abang
> * 092 rute Joglo – Kedoya – Jalan Panjang – Daan Mogot – Grogol
> * 506 rute Kampung Melayu – Klender – Pondok Kopi
> * 610 rute Blok M – Cipete – RS Fatmawati – Pondok Labu
> * 611 rute Blok M – Pondok Pinang – Pasar Jum’at
> * 619 rute Blok M – Pangeran Antasari – Pondok Labu – Cinere
> * 640 rute Pasar Minggu – Pancoran – Tosari
> * 719 rute Lebak Bulus – Pondok Gede – Jatiasih
> * 733 rute Blok M – Bintara – Kranji
> * 783 rute Kampung Melayu – Kalimalang – Cibubur – Cileungsi
> * 789 rute Perumnas Klender – Pulo Gadung – Harapan Indah
> * 792 rute Perumnas Klender – Pondok Kelapa – Bekasi
> * 811 rute Blok M – Lebak Bulus – Rempoa – Bintaro
>
> KOPAJA
> * 19 trayek Tanah Abang – Sudirman – Kb. Ragunan

>* 20 trayek Lebak Bulus – Rasuna Said – Senen
> * 27 trayek Pasar Senen – Kelapa Gading
> * 57 trayek Blok M – Kalibata – Cililitan
> * 63 trayek Blok M – Ampera – Depok
> * 66 trayek Blok M – Sudirman – Manggarai
> * 68 trayek Kp. Melayu – Ps. Minggu – Kb. Ragunan
> * 86 trayek Lebak Bulus – Slipi – Grogol
> * 502 trayek Kampung Melayu – Tanah Abang
> * 602 trayek Tanah Abang – Mampang – Kb.Ragunan
> * 605 trayek Blok M – Kemang – Kp. Rambutan
> * 605A trayek Blok M – Kemang – Kb.Ragunan
> * 608 trayek Blok M – Tanah Abang
> * 612 trayek Kp.Melayu – Kemang – Kb. Ragunan
> * 613 trayek Blok M – Bintaro
> * 614 trayek Pasar Minggu – Blok M – Cipulir
> * 615 trayek Tanah Abang – Blok M – Lebak Bulus
> * 616 trayek Blok M – Ps Minggu – Cipedak
> * 620 trayek Blok M – Mampang – Pasar Rumput
> * 95 trayek Rawa Bokor – Taman Anggrek
>
> MAYASARI BHAKTI
> P6 : Grogol – Kp Rambutan
> P55 : Grogol – Kp Melayu
> 57 : Blok M – Pulogadung
> 300 : Blok M – Rawamangun
> 107 : Kp Melayu – Blok M
>
> Patas AC 81 : Depok – Kalideres
> Patas AC 43 : Grogol – Cibinong
> Patas AC 05 : Bekasi – Blok M
>
> PPD 45 : Blok M – Kp Rambutan (biasanya hanya sampe cililitan)
> PPD 46 : Grogol – Kp Rambutan (biasanya hanya sampe cililitan)
> PPD Patas AC 79 : Rambutan – Kota
>
> TRANSJAKARTA (BUSWAY)
>
> KORIDOR I
>
> * Halte Kota
> * Halte Glodok
> * Halte Olimo
> * Halte Mangga Besar
> * Halte Sawah Besar
> * Halte Harmoni
> * Halte Monas
> * Halte Bank Indonesia
> * Halte Sarinah
> * Halte Bundaran HI
> * Halte Tosari
> * Halte Dukuh Atas
> * Halte Setia Budi
> * Halte Karet
> * Halte Benhill
> * Halte Polda Metro
> * Halte Gelora Bung Karno
> * Halte Bunsen
> * Halte Masjid Agung
> * Halte Blok M
>
> ������������������������������ –
>
> KORIDOR II
>
> * Halte Pulo Gadung
> * Halte Bermis
> * Halte Pulomas
> * Halte Asmi
> * Halte Pedongkelan
> * Halte Cempaka Timur
> * Halte RS. Islam
> * Halte Cempaka Tengah
> * Halte Pasar Cempaka Putih
> * Halte Rawa Selatan
> * Halte Galur
> * Halte Senen
> * Halte RSPAD
> * Halte Deplu
> * Halte Istiqlal
> * Halte Juanda
> * Halte Pecenongan
> * Halte Harmoni
>
> ������������������������������ –
>
> KORIDOR III
>
> * Halte Harmoni
> * Halte Jelambar
> * Halte Indosiar
> * Halte Taman Kota
> * Halte Jembatan Gantung
> * Halte Dispenda
> * Halte Jembatan Baru
> * Halte Rawa Buaya
> * Halte Sumur Bor
> * Halte Pesakih
> * Halte Kalideres
>
> ������������������������������ –
>
> KORIDOR IV
>
> * Halte Pulogadung
> * Halte Tugas
> * Halte Pertamina
> * Halte Telkom
> * Halte Tarakanita
> * Halte Sunan Giri
> * Halte IKIP
> * Halte Kehakiman
> * HalteBPKP
> * HalteUtan Kayu
> * Halte Pasar Genjing
> * Halte Pasar Pramuka
> * Halte Matraman I
> * Halte Manggarai
> * Halte Pasar Rumput
> * Halte Halimun
> * Halte Dukuh Atas 2
>
> ������������������������������ –
>
> KORIDOR V
>
> * Halte Ancol
> * Halte WTC
> * Halte Mangga Dua Square
> * Halte Jembatan Merah
> * Halte Kartini Halte Lautze
> * Halte Golden Trully
> * Halte Budi Utomo
> * Halte Depertemen Keuangan
> * Halte Senen
> * Halte Pal Putih/Xerox
> * Halte Kramat Sentiong
> * Halte Unversitas Indonesia
> * Halte St. Carolus
> * Halte Matraman
> * Halte Gramedia
> * Halte Gereja ST Joseph
> * Halte Urip Sumohardjo
> * Halte Jatinegara Timur
> * Halte Jatinegara Barat
> * Halte Terminal Kampung Melayu
>
> ������������������������������ –
>
> KORIDOR VI
>
> * Halte Ragunan
> * Halte Departemen Pertanian
> * Halte Gotong Royong
> * Halte Mangga Besar
> * Halte Pejaten
> * Halte Buncit Indah
> * Halte Waring Jati Barat
> * Halte Imigrasi
> * Halte Graha Ferostal
> * Halte Mampang Prapatan/Hero
> * Halte Rasuna Said/Timah
> * Halte Graha Irama
> * Halte Yayasan RPI
> * Halte Pasar Festival
> * Halte Plaza Kuningan
> * Halte Jasa Raharja
> * Halte Menara Duta
> * Halte Sultan Agung
> * Halte Latu Harhari
>
> ������������������������������ –
>
> KORIDOR VII
>
> * Halte Kampung Rambutan
> * Halte Tanah Merdeka
> * Halte Makro
> * Halte RS Harapan Bunda
> * Halte Pasar Induk Kramat Jati
> * Halte Terminal Cililitan
> * Halte Mayjen Sutoyo
> * Halte UKI
> * Halte Rumah Susun
> * Halte Gelanggang Remaja
> * Halte Depkeu
> * Halte Kampung Melayu
>
> PO . DEBORAH
> Trayek Depok – Lb Bulus
> Trayek Depok – Kalideres
>
> PO . TUNGGAL DAYA
> Trayek Lb Bulus – Bekasi
>
> STEADY SAFE
> Patas AC 48 : Depok – Grogol
> Patas AC 104 : Kp Melayu – Cimone
>
> DAMRI
> Bandara – Lb Bulus
> Bandara – Blok M
> Bandara – Gambir
> Bandara – Rw Mangun
> Bandara – Rambutan
> Bandara – Ps Minggu
> Bandara – Bekasi
> Bandara – Bogor
> Bandara – Cikarang
> Gambir – Tanjung Karang (Lampung)
>
> KOANTAS BIMA
> * 101 rute Tanah Abang – Pondok Cabe
> * 102 rute Tanah Abang – Ciputat
> * 507 rute Kampung Melayu – Cimanggis
> * 509 rute Kampung Rambutan – Lebak Bulus
> * 510 rute Kampung Rambutan – Ciputat
> * 621 rute Blok M – Ciputat
> * 104 rute Perumnas Tangerang – Grogol
> * 106 rute Cimone – Senen
> * 103 rute Poris – Grogol
>
> ANGKOT & MIKROLET DI JAKARTA
> Angkutan Umum B03 ===>Joglo – Citraland, lewat Meruya, Kedoya, Tanjung Duren.

>Angkutan Umum B14 ===> Puri Indah – Citraland, lewat Pasar Puri, Kedoya,Terusan Arjuna, Tanjung Duren.
> Angkutan Umum C01 ===> Kebayoran Lama – Ciledug
> Angkutan Umum C14 ===> Lebak Bulus – Ciledug
> Angkutan Umum C05 ===> Kebayoran Lama – Ceger
> Angkutan Umum D18 ===> Ciputat – Ciledug
> Angkutan Umum D01 ===> Kebayoran Lama – Ciputat
> Angkutan Umum D02 ===> Pondok Labu – Pamulang
> Angkutan Umum S03 ===> Kebayoran Lama – Pondok Labu
> Angkutan Umum S08 ===> Lebak Bulus – Bintaro
> Angkutan Umum S11 ===> Lebak Bulus – Pasar Minggu
> Angkutan Umum S12 ===> Lebak Bulus – Bona Indah
> Angkutan Umum S14 ===> Lebak Bulus – Petukangan
> Angkutan Umum M09 ===> Kebayoran Lama – Tanah Abang
> Angkutan Umum M11 ===> Meruya – Tanah Abang
>
> Angkutan Umum M10 [Jembatan Lima – Tanah Abang]
> Angkutan Umum M08 [ Kota – Tanah Abang]
>
> Mikrolet M16 ===> Trayek Pasar Minggu – Kampung Melayu
> Mikrolet M06 ===> Trayek Kampung Melayu – Gandaria
> Mikrolet M18 ===> Rute Kampung Melayu – Pondok Gede [Lewat Kali Malang ]
> Mikrolet M19 ===> Cililitan – Klender Bekasi
> Mikrolet M29 ===> Cililitan – Kranji
> Mikrolet M28 ===> Kampung Melayu – Pondok Gede [ Lewat Cawang]
> Mikrolet M01 ===> Rute Kampung Melayu – Pasar Senen
> Mikrolet M27 ===> Rute Pulo Gadung – Kampung Melayu
> Mikrolet M20 ===> Pasar Minggu – Jati Padang
> Mikrolet M44 ===> Trayek Kampung Melayu, Ambassador Mall, Karet Kuningan
> Angkot 461 ===> Rute UKI cawang – Pondok Gede

Categories: 1 Tags:

A

Categories: 1